Maaf Saja Tak Cukup

A: Maafin ya, udah lama banget gak nengokin kamu.

B: Huh. (melengos)

A: Ahhh…jangan gitu dong. Aku masih suka kok sama kamu.

B: Huh. Dusta!

A: Ahhhh….aku gak boong kok. Beneran….suwer terkewer-kewer. Aku gak bisa lupain kamu.

B: Gombal!

A: Ini buktinya aku datang lagi. Aku masih di sini, bersamamu.

B: Enggak sudi!

A: Ooooh…gimana ini? Nanti aku curhat sama siapaaaaaa? Mamaaaaaaa!

B: Emang gue pikirin.

A: Jangan gitu dong! Kau bikin aku sediiih!

B: Tralala…trilili.

A: Jadi aku harus gimana? Harus gimanaaaa?

B: Buktikan saja. Titik. Kalau memang masih mau ngeblog di sini, ya nulis yang rutin. Jangan dianggurin. Ngerti?

A: Baiklah. Tapi gak janji.

B: Belagu! Bodo ah.

 

Maka…siklus yang sama dimulai kembali.

 

Catatan: A: Aku   B: Blog ini

 

 

Advertisements

9 thoughts on “Maaf Saja Tak Cukup

Makasih ya udah kasih komen.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s