Sudah Bisa Apa?

Ini pertanyaan klasik yg ditanyakan pada ibu-ibu yg punya bayi. Jangan salah, aku gak keberatan ditanya gitu dan gak akan bosan ditanya hal yang sama. Selain itu tanda adanya perhatian, aku juga yakin bisa jawab dengan lancar karena memang anak bayi itu yg ditunggu-tunggu adalah milestones-nya. Jadi mustinya sih aku sadar dan tahu sekarang bayiku sudah bisa apa saja. Coba kalau pertanyaannya kayak gini: Eh bayilo udah bisa salto, kayang, dan koprol belum?  Atau: Bayimu judul thesisnya apa? Kan aku bakal melongo aja kalau ditanya gitu.

Jadi, Ghaazi sudah bisa apa? Sudah jadi little cruiser yang gemar menjelajah rumah mungil kami. Belum bisa berdiri sempurna tanpa bertumpu atau dipegangi, apalagi berjalan. Dan aku santai saja karena rentang waktu utk kemahiran ini cukup lebar. Dia sudah bisa panggil “mama” dengan jelas dan memanggil ayahnya kadang dengan jelas atau dengan kata “awah.” Dia bisa panggil nama kakak Darrelnya dengan “Daye” tapi masih belum jelas menyebut “Imo.

Banyak lagi pencapaian yang telah dilakuannya. Tapi lain waktu aku sambung deh.

Untuk yang kangen sama Ghaazi, ini sedikit obat penawarnya.

Foto diambil hari ini.

image

Advertisements

11 thoughts on “Sudah Bisa Apa?

    • Makasih, Rifky. Ya, milestones bukan buat banding2kan dng anak lain dlm rangka sok2 an. Tp sbg tolok ukur perkembangan anak itu sendiri. Gak saklek juga, selalu ada rentang waktu dan pengecualian.

Makasih ya udah kasih komen.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s