Pelukan untuk Sahabat

Postingan yang satu ini khusus untuk teman-teman yang sudah setia berjuang bersama dalam satu tujuan memerangi kesewenang-wenangan dan ketidakadilan.

Kalian yang menguatkanku melalui masa-masa penuh kecemasan, berbalas pantun dengan penguasa, dan masa frustasi karena membentur tembok-tembok penghalang. Kalian yang bikin aku tetap tersenyum dan melangkah maju bersama. Dengan penuh keegaliteran, tanpa ada yang merasa lebih memimpin dari yang lain, kita bersama, sejajar dalam perjuangan itu.

Walau banyak yang mencibir, menyindir, menertawakan, tapi kita tetap teguh dan luruskan niat demi kebaikan bersama, bukan hanya untuk kita pribadi. Meski banyak yang tak peduli, tak mau tahu, dan tak mau terlibat, tapi tak menyurutkan langkah kita karena yang kita cari bukan popularitas yang semu itu, sama sekali bukan.

Dan di tengah segala usaha kita, aku jadi semakin mengenal kalian dan menyayangi kalian, sahabat. Kita masih sempat bercanda, OOT, dan ngobrol ngalor-ngidul meski pun tengah menghadapi musuh. Meski hanya pernah jumpa lewat tulisan, chat, atau Sekepen, tapi rasanya mungkin lebih dekat dari mereka yang bertemu fisik setiap hari. Curhat menye-menye juga tak segan kita lakukan di antara kita, karena tahu bahwa akan selalu mendapat a shoulder to cry on.

Terima kasih atas kerja sama… bukan…bukan sekedar kerja sama, tapi persahabatan ini. Semoga akan tetap langgeng meski wadah pengumpul awal kita nanti akan ditutup. Kenangan yang berharga sekali. Dan aku bangga pernah berjuang berdampingan dengan kalian!

Mari kita teruskan perjuangan! Hapus air mata itu, dan kepalkan tangan!

Advertisements

143 thoughts on “Pelukan untuk Sahabat

  1. depingacygacy said: mumpung lg trend renbow mba *ngecat lidah pake permenih, koq mba sum tau sih, keti blm dicukur lg… pasti ngintip nih *umpetin keti

    Na, mamah bener2 trend baru nih: Lidah Rambo…. kekar donggg. Ha…ha…haTahu dong, kan punya detektor bulu keti.

  2. depingacygacy said: aku yakin koq mba, tanpa mp, kalo kita bisa ngumpul pasti ujung2nya tetep OOT*liat fb

    Sudah mendarah daging sih ya, Mah? Aku tadinya enggak looo…sungguh, sumprit. Ketularan cucuku tuuuh.

  3. Baru saja posting… biarlah posting saya, takjadiin komen disini :http://bimosaurus.multiply.com/journal/item/870/Dasar-Kaum-LebayKekecewaan yang MPers rasakan dan ungkapkan di berbagai media sosial, ternyata mengundang komentar beberapa rekan saya. Diantaranya memang adalah blogger-blogger terkenal. Dia sebagian besar mengatakan : Ya udah, toh gratisan, tutup ya gimana lagi. Ada juga yang mengatakan : Kaum Lebay.Setengahnya saya protes ketika kekompakan kita dikatakan lebay.. Namun ternyata sebenarnya mereka yang mengatakan itu pernah memberikan pernyataan sejenis seperti ini “Salut pada blogger MP yang memiliki kebersamaan tinggi” Itu ditujukan kepada seluruh teman MP ketika almarhumah Nita dipanggil Yang Kuasa.Sekarang pun saya dikatakan lebay akan hal ini, yaitu cawe-cawe kecewa akan hilangnya taman bermain kita ini, biarkan saja.. Saya masih ingat ketika `jenat-e` Friendster tutup, tidak ada orang protes, Demikian juga koprol harus tidak lagi dipegang yahoo.. Tidak ada yang protes. Tapi MP, protes setengah mati, sampai segala macam pisuhan sumpah serapah muncul di blog group Multiply yang diposting oleh Stefan.Saya sangat yakin, siapapun orang luar yang mengatakan lebay, tentu ketika dia ada di dalam lingkaran kebersamaan kita yang sudah terlalu dekat, maka dia juga akan menjadi seperti yang dia katakan itu..Wis, lebay yo ben.. lanjut berjuang!

  4. bimosaurus said: Baru saja posting… biarlah posting saya, takjadiin komen disini :http://bimosaurus.multiply.com/journal/item/870/Dasar-Kaum-LebayKekecewaan yang MPers rasakan dan ungkapkan di berbagai media sosial, ternyata mengundang komentar beberapa rekan saya. Diantaranya memang adalah blogger-blogger terkenal. Dia sebagian besar mengatakan : Ya udah, toh gratisan, tutup ya gimana lagi. Ada juga yang mengatakan : Kaum Lebay.Setengahnya saya protes ketika kekompakan kita dikatakan lebay.. Namun ternyata sebenarnya mereka yang mengatakan itu pernah memberikan pernyataan sejenis seperti ini “Salut pada blogger MP yang memiliki kebersamaan tinggi” Itu ditujukan kepada seluruh teman MP ketika almarhumah Nita dipanggil Yang Kuasa.Sekarang pun saya dikatakan lebay akan hal ini, yaitu cawe-cawe kecewa akan hilangnya taman bermain kita ini, biarkan saja.. Saya masih ingat ketika `jenat-e` Friendster tutup, tidak ada orang protes, Demikian juga koprol harus tidak lagi dipegang yahoo.. Tidak ada yang protes. Tapi MP, protes setengah mati, sampai segala macam pisuhan sumpah serapah muncul di blog group Multiply yang diposting oleh Stefan.Saya sangat yakin, siapapun orang luar yang mengatakan lebay, tentu ketika dia ada di dalam lingkaran kebersamaan kita yang sudah terlalu dekat, maka dia juga akan menjadi seperti yang dia katakan itu..Wis, lebay yo ben.. lanjut berjuang!

    Keep on fighting!

  5. depingacygacy said: eh, “proyek” #TKSMULPID mandeg ya?sepi skrg

    Aku gak ngerti, Mah. Udah bikin akun twitter tapi entah deh gak minat twitteran. Kalau memang sepi, ya sebaiknya energinya dipake buat menggempur dng cara lain aja. Mamah mau ikutaaan? *kedip2 genit*

  6. depingacygacy said: ikut ke mana mba? mudik? apa silaturahmi ke tetangga atas?mau doms πŸ˜‰

    Ikutan lempar wungkal ke gancit, maaaah. Tetangga atas udah gak ada di sini, dia kuliah di St. Louis kata emaknya. Hiks….gak sempat perpisahan sama akuuu!

  7. rengganiez said: Lagi ngobrol ama temen kantor yang pernah wwwcr ke mulpid diminta jadi admin seller tapi gak mau xixixixi

    Hi…hi… kesannya tentang org2 Gancit? Pasti obrolan seru neh.

  8. depingacygacy said: wah, jd mba sum ga jadi pindah dong…duh, kasian aku, ga bakal dpt foto intipan lg donglempar wungkal? pengen sih, tp takut ga bisa byk bantuin nih

    Aku sih tetep pindah, Mah. Jadi dia pindahnya setelah aku. Kayaknya dia lebih frustasi kehilangan tetangga semanis aku, dibanding aku kehilangan dia. Kan aku yg ninggal duluan. Tapi jujur, aku kehilangan saat2 ngintip dia. *menerawang*Dukungan dan semangatnya udah banyak membantu kok, Mah. Beneraaan!

  9. debapirez said: mereka belum tentu merasakan apa yg telah kita rasakan bersama. khususnya bersamamu,Lik Bimo…*hueeekkkk……

    Ded, lo ke sana kemari ngerayu deh, gak peduli jenis yaaaa! Ha…ha…ha.

  10. fendikristin said: berpelukaaannnn *semoga di rumah baru kita nanti kita tetep bisa ber-oot ria* nothing eh nobody can’t stop us πŸ˜€

    *peluuukkk* Aamiiin…mudah2an begitu yaaa.

Makasih ya udah kasih komen.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s