[Celoteh Darrel] Khayalan Tingkat Tinggi

Kalau Mbokde Beyonce bisa berkhayal dalam lagu “If I were a Boy,” maka Darrel bisa berkhayal jadi presiden Amerika dalam sebuah tulisan dan gambar.

Jumat kemarin, seperti biasa anak-anak membawa folder khusus sekolah yang isinya segabruk kertas. Kebanyakan sih hasil tugas mereka di sekolah serta beberapa pengumuman, tapi ada satu tugas sekolah Darrel yang menarik perhatianku.

Jadi, murid-murid TK di kelasnya Darrel disuruh berandai-andai jadi presiden dan apa yang akan mereka lakukan. Dalam kotak yang disediakan untuk ilustrasinya, Darrel menggambar sebuah bangunan biru yang tinggi, sebuah mobil warna merah, dan pesawat tanpa warna. Lalu, di bagian tulisan, dia menulis:

(If I Were President)

I would make a new invisible plane.

I would make the highest skyscraper.

I would make a car that can go to the speed of light. *

Jiaaaahhh… gaya banget kau Nak. Emak Kece dan si Ayah cuma bisa ketawa-ketawa sambil terheran-heran; darimana sih idenya?

Tapi kalau dianalisa lagi, ketiga khayalan Darrel itu masuk ranah teknologi dan pencapaian fisik yang khas anak cowok banget ya, secara dia sering main Lego dan balapan PS3, suka mobil-mobilan, dan pernah diajak jalan-jalan mengunjungi gedung tertinggi di AS yang kebetulan ada di Chicago, gak gitu jauh deh dari tempatku. Terus, serba ter- (cepat, tinggi, cangih sampai bisa invisible) itu artinya apa ya? Apa itu artinya dia sangat kompetitif? Atau terpengaruh ultra nasionalismenya Amerika? (ini sih emaknya aja sok kejauhan mikir…ha…ha)

Besok-besok kasih tahu Darrel tentang perang kali ya, biar dia tulis juga “World Peace” sebagai salah satu khayalannya. He…he…he.



*Note: Ejaan telah diperbaiki, secara dia nulis sendiri tanpa buka kamus atau dibantu guru dan emaknya sehingga di tulisan aslinya ada kesalahan ejaan.

Advertisements

110 thoughts on “[Celoteh Darrel] Khayalan Tingkat Tinggi

  1. beautterfly said: hihihihihi…. kebayang pasti temen2nya juga heboh ngegambarinnya…Darrel hebat nih, udah bisa berimajinasi begituuu…

    Makacih, Sari. Alhamdulillah, dia dan kakaknya memang suka berimajinasi dan aku bebaskan. Untungnya sekolah dan guru-gurunya juga akomodatif.

  2. beautterfly said: *nyamber*lha untuk ukuran TK lumayan lhooo…dari 19 muridku, baru 8 orang yang nulisnya mirip sama Darrel… selebihnya ya belum bisa merangkai kata-kata

    Nah, ini bu guru pasti punya banyak pengalaman. Iya… kalau kata gurunya sih dia termasuk yang advanced di kelasnya. Di sini anak TK gak difokuskan untuk belajar baca-tulis. Itu nanti, bagiannya kelas satu. Makanya Darrel yang udah bisa baca-tulis dianggap istimewa di kelasnya…he…he. Waktu masih Pre-K apalagi. Darrel pernah gambar gunung berapi dan nulis: volcano, di bawahnya. Sama gurunya langsung dipajang di dinding kelas.

  3. Iyah, di sini mah serba salah.Ortunya enggak maksain anakny bisa baca tulis, tapi sekolahnya malah ada ujian tertulisnya pas mau masuk SD. Lha mau tidak mau ya kudu bisa.

  4. beautterfly said: Iyah, di sini mah serba salah.Ortunya enggak maksain anakny bisa baca tulis, tapi sekolahnya malah ada ujian tertulisnya pas mau masuk SD. Lha mau tidak mau ya kudu bisa.

    Kasihan anak-anaknya ya, jadi dikarbit gitu kesannya. Sistemnya memang udah gak bener. Itu tes masuk SDnya tergantung sekolahnya ya? Maksudnya jenis soal dan ketentuan lainnya gak ditetapkan sama pemerintah?

  5. estiningtyas said: darrel tk b ato a disana mbak ? anakku yg masih tk juga masih acak kadut nulisnya hehehhe…darrel imaginative bgt deh..two thumbs deh

    TK di sini cuma satu tahun. Tapi kemarin pas Pre-K, dia sempat ngerasain dua tahun gara-gara bulan lahirnya gak memenuhi syarat. Masuk TK minimal usianya 5 tahun di bulan September, sedangkan Darrel ultahnya bulan November. Jadi mungkin sama lah dengan TK B.Makasih ya. Eh hobinya dia sama lo dengan Nanda, main Lego.

  6. estiningtyas said: walahhhh ga iso reply. reply disini wae yo mbak.Pre-K itu spt playgroup gitu ya ? disana masuk sd syaratnya opo wae mbak ? harus bisa calistung juga kah ?

    Maaf mbak, baru bales sekarang. Pas kemarin tombol reply ngilang, sempat males jawab2…he…he.Pre-K itu persis sama dengan Playgroup. Syarat masuk SD hanya satu: umurnya sudah 6 tahun pada bulan September. Sepertinya sih gak ada tes apa-apa untuk masuk SD. Waktu masuk Pre-K saja dia pernah dites psikologi dan kemampuan, tapi bukan untuk menentukan bisa masuk apa enggaknya, karena semua yang daftar pasti diterima. Hmmmm… calistung ini baca, tulis, berhitung ya? Masuk SD di sini tidak harus bisa membaca karena jadwal pelajaran membaca justru dimulai saat kelas 1 SD. Pas TK cuma pengenalan huruf dan mulai baca dikit2, tapi gak harus bisa. Menulis apalagi…he…he. Kalau berhitung, di TK dia baru belajar tambah-kurang. Tapi bukan untuk ikut tes, krn memang gak ada tesnya itu tadi.

Makasih ya udah kasih komen.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s