Mimpi yang Aneh (Kisah Nyata)

Kemarin malam, aku mimpi aneh sekali. Aku dan serombongan temanku hidup di negeri di bawah kepemimpinan tirani yang militeristik. Rasanya tegang sekali, seperti hidup di Jerman saat dipimpin Hitler.

Aku dan teman2ku tapi tidak mau terima begitu saja, kami bergerilya, mengendap-endap, berusaha melarikan diri dari incaran tentara bersenjata. Dalam jalinan mimpiku itu, sepertinya kami berusaha kabur dari negeri itu.

Lalu di perjalanan, kami melihat gambaran yang mengerikan. Anak-anak terlantar di jalanan yang kumuh, terseok-seok mencari sisa makanan. Yang lebih menakutkan, aku melihat sendiri serombongan orang dewasa, termasuk wanita, dengan tangan terikat, dipaksa oleh para tentara untuk menerjunkan diri dari tebing yang tinggi. Mereka dengan pasrah, di bawah acungan bedil, melompat ke bawah, lalu mati terhujam karang-karang tajam.

Aku dan teman-teman mengendap-endap, mengintip dari balik semak-semak semua kejadian penuh tekanan. Sangat mengerikan. Dimana kebebasan itu? Dimana kedamaian itu? Pasti akan aku perjuangkan! Pasti kami bisa lakukan itu, asal bersatu.

Saat terbangun, dadaku masih berdebar-debar kencang. Fiuhhh… untung cuma mimpi.

Advertisements

Apakah SOPA dan PIPA Hoax?

Hanya tujuh hari menjelang diputuskannya PIPA dan SOPA menjadi Undang-Undang atau tidak oleh Kongres Amerika Serikat, masih terdapat keraguan di hati banyak orang mengenai PIPA dan SOPA. Bahkan sebagian orang menganggap itu hanya hoax alias tipuan belaka. Mari kita bahas dan tuntaskan keraguan yang masih ada itu.

Pertama, perlu saya tekankan bahwa

PIPA dan SOPA BUKAN HOAX


Kedua RUU ini adalah fakta yang diberitakan di media terpercaya seperti Washington Post, CNN, ABC, BBC, Al Jazeera (barangkali ada yang belum percaya kalau belum melihat di sini) dll. Baik Kongres maupun Gedung Putih juga sudah mengeluarkan pernyataan resmi mengenai PIPA dan SOPA, sebagaimana bisa dibaca sendiri dalam tautan media tadi.



Spekulasi tentang dampak negatif yang ditimbulkan oleh PIPA dan SOPA juga BUKAN HOAX, karena para penentang kedua RUU ini adalah situs-situs yang cukup dikenal luas seperti: Wikipedia, WordPress, TwitPic, reddit, mesin pencari Google dan perambah web Mozilla serta masih banyak lagi.

Situs-situs ini akan menjadi gelap gulita selama 24 jam dalam sebuah aksi menentang PIPA dan SOPA. Jadi jangan kaget jika besok tanggal 18 Januari 2012, mulai pukul 8 malam Waktu Indonesia bagian Barat (jam 8 pagi EST-Waktu Amerika Bagian Timur) situs-situs tadi akan gelap gulita. Daftar lengkap dari situs yang akan ikut serta dalam aksi Blackout ini dapat dilihat di sini.

Catatan tambahan: Beberapa situs seperti WordPress dan Wikipedia akan melakukan aksi penggelapan situs mereka terlebih dahulu. Pukul 23.30 Waktu Amerika Timur (11.30 pagi WIB), WordPress sudah gelap, sedangkan Wikipedia edisi bahasa Inggris akan memulainya pukul 24.00 tengah malam Waktu Amerika Timur (12 siang WIB).

Logika sederhananya: Jika nama-nama besar seperti Wikipedia, Google dan Mozilla saja sudah berada dalam barisan penentang PIPA dan SOPA, berarti ancaman yang sangat mengerikan seperti penutupan situs dengan semena-mena akibat PIPA dan SOPA SANGAT MUNGKIN TERJADI!

Ada pula anggapan bahwa PIPA dan SOPA hanya urusan orang Amerika saja karena RUU itu berlaku di Amerika dan tidak ada kaitannya dengan orang Indonesia. Anggapan ini keliru karena server dari situs-situs yang sering dikunjungi oleh para pengguna Internet di seluruh dunia kebanyakan berada di Amerika, jadi pasti akan terkena imbas PIPA dan SOPA. Bahkan Facebook dan Twitter sekalipun, yang masih bersikap netral dalam menilai kedua RUU itu juga tidak akan aman dari ancaman penutupan.

Jangan juga pesimis merasa tidak akan mampu berbuat apa-apa karena bukan warga AS karena sebenarnya warga dunia mampu menyuarakan pendapat mereka dengan menandatangani petisi yang ditujukan kepada Departemen Luar Negri AS melalui situs berikut ini.

Jadi teman, jangan ragu lagi akan kebenaran berita mengenai PIPA dan SOPA. Segera bertindak sebelum 24 Januari 2012!



Ulasan lebih lanjut dan cara mendukung petisi anti PIPA dan SOPA ada dalam tulisan-tulisan berikut ini:

Lapak Saya Sendiri
Lapak Cak Iwan
Lapak Mbak Niez
Lapak Cak Marto
Lapak Priyo
Lapak Cak Nono
Lapak Ohtrie
Lapak Mbak Arni
Lapak Mbak Sarah

Republik Multinesia Anti SOPA dan PIPA [PENTING!]

Dear Friends,

Sudah berapa banyak video dari Youtube yang pernah teman-teman unggah ke MP? Sudah berapa banyak foto profesional yang kalian pajang di lapak MP kalian? Sudah berapa banyak lagu yang kalian sajikan di lapak Musik MP kalian (yang dulu ada, sekarang ngumpet itu)? Tahukan kalian bahwa langkah polos kalian ternyata bisa berisiko “membunuh” Multiply?

Dua buah RUU anti pembajakan yang bernama PIPA (the Protect IP Act) dan SOPA (Stop Online Piracy Act) tengah digulirkan di kongres Amerika dan jika memenuhi kuorum voting pada tanggal 24 Januari 2012 (tinggal 10 hari lagi), akan diluncurkan sebagai Undang-Undang.

Isi dari kedua UU ini adalah pemberian hak bagi para pemegang hak cipta untuk memblok akses ke situs-situs web yang dituduh telah melakukan pelanggaran hak cipta. Artinya, jika sebuah perusahaan pemegang hak cipta menuduh satu saja pengguna MP atas pelanggaran hak cipta (seperti mengunggah dan mengunduh video, musik, gambar yang hal ciptanya dia miliki), maka dia berhak menuntut Internet Provider untuk memblok akses ke MP – bahkan sebelum dinyatakan bersalah di pengadilan.

Bayangkan jika hak sebesar itu disalahgunakan. Terbukti, dengan UU hak cipta dan penyensoran yang sudah ada (tanpa ditambah PIPA dan SOPA), bahkan sudah terjadi beberapa tindakan yang lebay bin aneh, seperti pengunggah video Youtube seorang bayi yang dituntut karena mainannya mengeluarkan bunyi lagu yang berhak cipta.

Jika kita sebagai pengguna terbukti melakukan pelanggaran hak cipta, maka dapat dikenakan 5 tahun hukuman penjara. Dan ini termasuk menyanyikan lagu-lagu yang memiliki hak cipta, seperti yang pernah dilakukan Justin Beiber di Youtube yang membuatnya sekarang menjadi penyanyi terkenal, misalnya.

Ilustrasi sederhana dari diresmikannya PIPA dan SOPA sebagai UU adalah seperti ini:

Ilustrasi 1
Seorang perempuan ayu nan kenes bernama Suminten merekam suaranya dalam menyanyikan lagu Single Ladies (Put A Ring On It) yang dipopulerkan oleh Beyonce. Karena Suminten narsis akut, maka rekaman suara itu diunggah ke MP dalam sebuah postingan. Lalu, pemilik hak cipta lagu itu, mungkin si Beyonce sendiri dan Columbia Records melakukan razia pembajak dan menemukan bahwa lagu Single Ladies dinyanyikan oleh Suminten tanpa izin. Maka, si Beyonce dan Columbia Records bisa melaporkan Suminten DAN Multiply ke pengadilan. MP terancam ditutup dan Suminten kena hukuman penjara.

Ilustrasi 2
Mbak Niez si penggemar cabe pedas menonton konser Pearl Jam di Gelora Senayan, dan saking ngefansnya dia mengabadikan momen indah tersebut di kamera HP-nya dalam bentuk rekaman video. Saking girang bisa nonton Eddie Vedder secara langsung, mbak Niez lalu mengunggah video rekaman HP pribadinya itu ke MP, lengkap dengan background suara mbak Niez yang ikut menyanyi sepanjang konser. Eddie Vedder dan manajernya iseng, mau sapu bersih pembajak. Eh, ketemu video konsernya yang diunggah mbak Niez ke MP tanpa izin. Kisah selanjutnya ya sama dengan ilustrasi pertama:
MP terancam ditutup dan mbak Niez kena hukuman penjara.


Sejak berbulan2 lalu, ajakan untuk menentang UU ini sudah digemakan di Google, Yahoo, AOL, dll. Untuk mereka yang tinggal di AS dapat mengirim petisi ke anggota kongres. Lalu bagaimana dengan yang non-warga AS? Tersedia juga pilihan untuk menandatangani petisi yang dikirimkan ke Kementrian Luar Negeri Amerika Serikat.

Untuk keterangan lebih lanjut silakan membaca himbauan dari Peter Pez (CEO Multiply).

Jadi, aku mengajak teman-teman untuk menandatangani petisi yang menentang lolosnya UU penyensoran ini dengan cara sebagai berikut:

1. Masuk ke situs
Americancensorship.org
2. Scroll down/geser ke bawah ke tulisan: NOT IN THE US? PETITION THE STATE DEPARTMENT
3. Isi dengan alamat email kalian.
4. Lalu klik tanda SIGN THE PETITION
5. Selesai.

Simple banget tapi akan sangat membantu kita menyelamatkan kebebasan berkreasi dan berpendapat bukan hanya di Multiply tapi juga di Internet secara keseluruhan.

Terima kasih sebelumnya atas kesediaan teman-teman! Mari kita buktikan bahwa warga Multiply di Indonesia mampu membuat perubahan!

Jika sudah menandatangani/mengklik petisi, harap tulis di kolom komentar yaaa… biar bisa dilacak berapa orang yang sudah memberikan suaranya. Jangan lupa ajak juga teman Anda untuk turut berpartisipasi!

Ingat, kirim petisi Anda sebelum 24 Januari 2012!

Artikel terkait dan tempat diskusi yang menarik:
1. Blog mbak Irma: Republik_Multinesia_Anti_Penyensoran_PENTING
2. Blog mbak Aniezt: Republik_Multinesia_Anti_Penyensoran_PENTING
3. Blog Bung Marto: Kepada_Tiran_Kita_Mengaji_
4. Blog mas Priyo: Urgently_Needed_Learn_and_Stop_SOPA
5. Blog Maztrie: Stop SOPA dan PIPA
6. Blog Mas Iwan : [Selamatkan MULTIPLY-MU] Pertanyaan Yang Sering Diajukan
6. …. menyusul & menunggu postingan Anda.


Ajakan untuk mengubah HS yang menolak SOPA dan PIPA:


1. Blog Mbak Niez: [Selamatkan Multiply] Ganti HS
2. Blog Mbak Arni: Ganti HS Yukssss…
3.
Blog MBak Sarah: Demi Menyelamatkan “Dunia,” Saya Mengubah HS