[Catatan Ramadhan 2011] Hari 2 dan 3

Di hari ke-2 Ramadhan, Emak Kece mulai berpuasa dan sukses sahur tanpa kebablasan. Acara beberes rumah dilanjutkan dengan beberes kupon. Seperti sudah diceritakan di sini, Emak Kece yang pengeretan sekarang gemar sekali mengumpulkan dan membeli kupon-kupon belanja kebutuhan sehari-hari demi bisa mendapatkan potongan harga yang cukup substansial. Perkara mengupon ini akan dipaparkan lebih lanjut di jurnal yang lain, itu juga kalau ada waktu, masih mood, dan akun MPnya masih hidup…ha…ha..ha.

Ternyata mengupon sepuluh bundel kupon dari sepuluh koran hari Minggu cukup menyita waktu si Emak Kece. Meskipun dia sudah mencoba seefisien mungkin, menggunting tidak satu-satu aku sayang ibu melainkan beberapa lapis kertas kupon sekaligus. Alhasil tenaga bantuan pun dikerahkan. Yak, si Sulung dan Bungsu pun ikut membantu Emak Kece menggunting-gunting kupon. Sayangnya beberapa kupon tergunting tak beraturan. Siapa suruh meminta anak 5 tahun menggunting-gunting. Suka-suka dia kan kalau mau dibikin bentuk-bentuk lain yang bukan kotak sesuai garis guntingan si kupon?

Saking khusyu-nya mengupon, Emak Kece baru sadar bahwa hari semakin sore dan belum masak buat berbuka. Tapi saat melongok lagi ke kulkas, oh ternyata masih ada sisa makanan kemarin. Inilah masalah klasik tiap bulan puasa, masakan sisa jadi seabrek-abrek karena Emak Kece tidak cukup pintar untuk mengira-ngira seberapa banyak orang yang berpuasa akan makan saat sahur dan berbuka. Mungkin juga karena setiap kali memasak, Emak Kece selalu dengan penuh semangat 45 karena didorong rasa lapar dan tergoda aroma masakan, sehingga memasaknya gak kira2. Akhirnya hari itu, Emak Kece dan keluarga makan dengan masakan daur ulang.

Hari ke-3

Hari ini acara beres-beres berlanjut dengan membersihkan dapur yang olala kotornya. Tapi sayangnya gak bisa kinclong seperti di rumah Joan karena dapurnya memang tidak secantik di sana. Eh, gak bersyukur lo, masih untung punya dapur tauk! Yang jelas puas setelah selesai beberes. Pssts… ini peristiwa langka karena si Emak Kece pada dasarnya paling malas beberes.

Untuk makan, Emak Kece yang ngiler membaca bahwa seorang Emak di Duluth telah duluan membuat risoles, tergiur sampai ngeces dan memutuskan untuk membuatnya juga. Sayangnya tidak ada sayuran yang bisa dijadikan pengisi. Akhirnya Emak Kece nekad membuat risoles isi ragut daging sapi cincang plus brokoli dan keju. Dengan tanpa resep dan hanya mengira-ngira saja, akhirnya tergorenglah berpuluh biji risoles. Emak Kece juga membuat meatloaf alias rolade daging untuk lauk berbuka. Karena persiapan pembuatan risoles yang banyak memakan waktu, maka nyaris menjelang waktu berbuka, Emak Kece baru selesai berjibaku di dapur mungilnya.

Akhirnya waktu bukapun tiba dengan teh dan risoles hangat yang yummy! Yang bikin si Emak senang banget, si Kakak yang biasanya paling anti makan sayur, dengan semangat makan tiga biji risoles meskipun tahu juga kalau di dalamnya ada brokoli. Yang belum bisa ditaklukkan adalah si Bungsu yang begitu melihat ada hijau-hijau di dalam risoles langsung meninggalkannya, padahal dia sudah makan lebih dari setengahnya.

Kenapa jadi ngomongin makanan melulu yak?

Advertisements

25 thoughts on “[Catatan Ramadhan 2011] Hari 2 dan 3

  1. rengganiez said: Mak tolong bilangin mbak Sum td chattingan error, jd gak bs bales chat..makasih mak.

    Sumnya ngambek mbak Niez. Dia bilang kalau terus2an begini dia akan bikin laporan biar mbak Niez disuspend. Eh, suspend itu apaan sih? Sum bilang gak ngerti, dasar deh tu anak, dikiranya itu sebangsa kue soes. Sama gak sih?

  2. agamfat said: Anak elu Bush Jr banget, nggak doyan brokoli. Nanti dikutuk kribo lho

    Ih, gak terima deh anak gue disamain sama si Bush Jr… enek eje le. Gam, anak gue gak suka segala jenis sayuran tapi suka buah2an.

  3. enkoos said: kwkwkwkwkwkw..ini yang nulis Suminten edyannn.*kabur sebelum dilempar risoles*

    Hayahhh… Sum lagi ngambek gara2 ditinggal mbak Niez pas lg ceting. *lempar risoles ke…. dalam mulut sendiri*

  4. enkoos said: balik lagintar buka menunya apa? aku nggule aja deh. bumbunya dah ada, kambingnya udah meleleh.

    Iya nih, bolak-balik aje. Buka menunya salad pakai telur sama nasi goreng plus jus stroberi … abis borong stroberi dari Walmart. Kemaren gak jadi bikin nasgor karena nasinya udah kelembekan. Gule? Pake bumbu ngulek sendiri? Cieeee…. Mbak Evi rajin banget!

  5. penuhcinta said: Gule? Pake bumbu ngulek sendiri? Cieeee…. Mbak Evi rajin banget!

    bumbu cap bambu. qiqiqiqiqiqiq….males, cuma berdua aja di rumah. KSB lagi jadwal manggung. stroberi lagi murah gila2an. kapan hari 2 dolar doang, masih dipotong diskon. Summer gini sayur2an dan buah2an pada banting harga. bukan banting panci. ixiixiixiixi…

  6. penuhcinta said: Kenapa jadi ngomongin makanan melulu yak?

    Ketimbang ngomongin yang saru-saru malah nggak bener di bulan puasa, he he he…Btw, menarik tuh puasa di negeri orang yang jam siangnya lebih panjang…

Makasih ya udah kasih komen.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s