Florida Trip Day 1-2: Kami Tak Kunjung ke Nashville dan Wanita-Wanita Bercadar

Nashville, kota yang cuma sempat kami singgahi untuk sholat dan makan, disebut sebagai ibu kotanya musik country di Amerika. Di sini terdapat gedung konser musik country yang bernama Grand Ole Opry yang menjadi tempat konser musisi country terkenal di sini. Ibarat kata, kalau sudah bisa tampil di sini berarti jalan menuju popularitas sebagai penyanyi country sudah terbuka lebar.

Di Nashville juga terdapat replika Parthenon yang aslinya adalah kuil di Yunani yang menjadi tempat pemujaan Dewi Athena (Dewi Kebijakan, Perang, Keadilan). Kami sebenarnya ingin sekali mengunjungi museum seni yang berbentuk kuil ini karena selain aku lumayan menyukai mitologi Yunani, anak-anakku juga pernah melihat kuil ini dalam film Percy Jackson and the Lightning Thief sebagai tempat yang berisi patung Athena dan patung Hydra, naga berkepala banyak yang jika lkepalanya diputus maka akan tumbuh lagi berkelipatan dua. Namun sayang, kami cuma bisa melihatnya dari kejauhan dan itu juga karena ternyata warung junk food yang kami singgahi terletak persis di sebelah taman besar yang ada di depan Parthenon. Meski hasrat ingin mampir cukup besar, namun karena mengejar waktu agar tak terlalu kemalaman kami tetap melaju menuju kota Atlanta.

Sebelum sampai di Atlanta, kami sempat singgah di rest area atau tempat istirahat yang disediakan di beberapa titik di sepanjang jalan raya antar negara bagian. Suamiku yang lupa sholat Ashar (di jama’) setelah sholat Jumat jadi harus sholat di mobil. Ini salah satu seninya bepergian di sini. Karena tak semua tempat ada musholanya, kami terpaksa berimprovisasi dengan sholat di mobil.

Aku yang sudah duluan sholat di masjid Nashville menunggu di mobil. Aku sempat melihat 2 buah mobil diparkir dan dari dalamnya keluar rombongan pria2 berjenggot panjang dan memakai jubah, sedangkan wanita2nya memakai gamis hitam dan bercadar. Aku sempat potret diam2 dari dalam mobil. Kelihatan beberapa orang sempat memandangi mereka karena memang kelihatan aneh sendiri. Dalam hati aku bertanya apa orang lain di sini melihatku yang berjilbab juga dengan pandangan seperti aku memandangi mereka?

Si Darrel yang tinggal di mobil denganku tiba-tiba ingin pipis. Aku lalu ke luar dan menuju rest area yang dilengkapi toilet. Ternyata wanita2 bercadar itu masih ada di toilet dan mereka membuka cadar mereka. Dari wajahnya terlihat keturunan Pakistan, bukan Arab dan ada satu yang manis sekali dan sedang menelepon. Mereka semua menyapaku dengan ramah, mengucap salam sambil tersenyum lebar. Lain sekali dengan sambutan dingin yang kuterima di masjid Nashville.

Ternyata suamiku diajak oleh pria2 berjenggot itu untuk sholat ashar bersama di salah satu gazebo yang ada di halaman rest area. Wah, aku agak khawatir karena pernah ada kejadian rombongan muslim yang sholat di lapangan parkir dilaporkan ke polisi. Tapi suamiku ternyata gak menolak ajakan mereka. Ya sudahlah aku tunggu saja di rest area bersama Darrel. Eh salah satu dari wanita bercadar itu menghampiriku dan menanyakan apa aku ingin sholat bersama mereka. Wah baik sekali, padahal mereka sudah siap2 mau sholat tapi rela bolak balik ke gedung rest area untuk menjemputku. Setelah aku jelaskan bahwa aku sudah sholat, dia mengerti dan kembali ke rombongannya.

Dari obrolan singkat dengan mereka, kami mengetahui bahwa mereka dalam perjalanan dari Chicago ke Atlanta. Wah, ternyata sesama Illinoisan. Mereka juga suka sekali melihat kedua anakku yang seperti tak ada rasa capek, masih saja berlari-lari riang di halaman rest area.

Setelah saling berpamitan, kami pun berpisah meski menuju kota yang sama. Keluargaku hanya akan melintasi Atlanta dan kami hanya melihat kumpulan lampu dan gedung yang menjulang dari kejauhan.

Next stop adalah menginap di Macon dan memasuki negara bagian Florida.

Advertisements

22 thoughts on “Florida Trip Day 1-2: Kami Tak Kunjung ke Nashville dan Wanita-Wanita Bercadar

  1. myshant said: anak-anak justru capek duduk doang di mobil ya mbak, makanya begitu pit stop langsung lari2 🙂

    Iya kayaknya. Mereka sebenarnya bosan, wong biasa di rumah juga lari2 ke sana kemari.

  2. nitafebri said: btw gak minta foto bareng.. :Dkan udah ngobrol

    Hisss… enggak lah Nit. Aku tuh suka segan minta foto bareng, kecuali memang orangnya menawarkan utk foto2. Nanti ada kok foto2 dengan orang2 yg memang ‘menjual dirinya’ utk difoto.

  3. senang ya wanita cadar itu ternyata ramah2 juga mengajak.. sesama muslim dimanamana kudu gitu ya.. pernah ku juga di toilet melihat wanita bercadar, cantik2 boh, dan emas dimanamana juga bajunya bagus2 dalamnya, apalagi sepatunya wooooah pun tasnya.. cadar jadi kaya topeng.. maksudnya nutupin itu buat ga menarik perhatian, lah dengan cadar malah menarik perhatian kan?

  4. penuhcinta said: aku agak khawatir karena pernah ada kejadian rombongan muslim yang sholat di lapangan parkir dilaporkan ke polisi

    hehehe karena hitungan yg solat dengan petugas beda.yang satu rokaat, yang satu per/jam

  5. tintin1868 said: senang ya wanita cadar itu ternyata ramah2 juga mengajak.. sesama muslim dimanamana kudu gitu ya.. pernah ku juga di toilet melihat wanita bercadar, cantik2 boh, dan emas dimanamana juga bajunya bagus2 dalamnya, apalagi sepatunya wooooah pun tasnya.. cadar jadi kaya topeng.. maksudnya nutupin itu buat ga menarik perhatian, lah dengan cadar malah menarik perhatian kan?

    Iya, aku juga terkesan. Ternyata mereka gak eksklusif, malah ramah begitu. Kalau di daerah jarang muslim kayak di sini jelas menarik perhatian. Tapi karena mereka kalau kemana-mana selalu bersama teman atau dalam rombongan, jadinya gak peduli mungkin.

  6. tintin1868 said: samaaaa.. biar ga bosen di mobil kasih mainan gitu.. buku ato lego ato bola..

    Iya, biasanya memang aku kasih mainan atau mereka pilih sendiri apa yang mau dibawa. Yang kasihan Darrel sepanjang di sana cari2 kertas karena mau menggambar. Sudah aku bawakan crayon tapi lupa bawa kertasnya.

  7. nonragil said: Banyak wanita-wanita di balik cadar yang cantik, modis dan sekseh….!!

    Iya, yang kemarin aku lihat mirip bintang sinetron Indonesia, Asmirandah. kalau pas ditutup sih gak kelihatan, begitu dibuka, jrenggg… bagus dan modis.

  8. penuhcinta said: Halah… jitak aja nih. Aku bikin nasi goreng dulu ya buat makan malam. Nanti sambung lagi Cu.

    siap nekk, bentar lagi ku juga OFF duluu….thanks waktune nekkk…

Makasih ya udah kasih komen.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s