Chicago Trip Day 2 – Field Museum

Hutang harus diselesaikan…ciattttt….moga2 gak kepanjangan ya sequel-nya.

Hari kedua kunjungan kami ke Chicago direncanakan utk mengunjungi Field Museum yang mirip2 dengan Museum of Natural History yang ada di NYC sana. Ini sih semata-mata memenuhi permintaan Darrel, si bungsuku yang sejak dibelikan buku ABC Dinosaurs jadi suka banget sama dinosurus ditambah lagi nonton film Night at the Museum yang bikin dia ngidam berat pengen ke NYC cuma utk melihat kerangka dinosaurus.

Kami datang tanpa mengecek dulu event apa yang berlangsung di dalamnya meskipun aku sudah baca bahwa tahun ini adalah peringatan ulang tahun Sue yg ke 10. Eit…saha eta Sue? Sue itu adalah sebutan populer utk kerangka raja dinosaurus alias Tyrannosaurus Rex yang paling besar dan terlengkap yang pernah ditemukan. Kenapa namanya Sue, bukan Juminten atau Barbarella? Karena arkeolog yang menemukan kerangka ini adalah seorang cewek bernama Sue Hendrickson.Sebagai penghormatan untuknya, maka kerangka T-Rex ini dinamakan sesuai namanya.

Sekali lagi, kamipun mencoba kesaktian kartu ASTC kami. Alhamdulillah, lolos lagi. Meskipun cuma basic admission alias kalau mau nonton film 3D tentang T-Rex harus bayar lagi, tapi tetap saja melegakan buat kami. Lumayan banget deh penghematannya.

Kami melihat ada semacam kerumunan di depan si Sue yang langsung menghadang dengan megahnya. Apaan sih? Ternyata oh ternyata…si penemu T-Rex alias Sue Hendrickson beneran ada di situ! Dia datang dlm rangka peringatan ultahnya Sue (yg T-Rex) sembari jumpa penggemar dan bagi2 tanda-tangan. Pucuk dicinta ulam tiba. Kapan lagi bisa dapat tanda tangan seorang superstar dlm bidangnya? Padahal sumprit deh, aku juga baru tahu di situ kalau penemu si T-Rex ini namanya Sue juga..ha..ha..ha. Aku dan Imo buru2 mampir ke Gift Shop cari2 sesuatu yg bisa dibuat tanda tangan. Ketemu buku kecil tentang pengalaman Sue menemukan Sue (hayohh…namanya sama sih). Langsung aku sambar dan kami mengantri dengan sabar di antrian. Tapi sayangnya, kami langsung dibubarkan krn Sue H. mau makan siang dulu. Nanti setelah makan siang, akan dilanjutkan lagi acara bagi2 tanda tangannya.

Ya sutralah, kita jalan2 dulu aja keliling ini museum. Kita ke bagian Ancient Egypt utk lihat mumi asli. Serem sebenarnya kan ya…wong mayat kok dipertontonkan. Senangnya pas ngeliat perhiasan2 org Mesir jaman dulu yg terbuat dr emas. Gile ye…toko emas udah buka dr jaman dulu..he..he. Begitu ke tempatnya Sue, ternyata masih belum mulai. Tapi ada orang pakai kostum T-Rex yang sempat membuat heboh karena suaranya menggelegar mirip dinosaurus betulan (pasti rekaman). Banyak pengunjung yang mengikuti si dino boongan ini, begitu pula 2 bocah cilik yang kelincahan, Imo dan Darrel. Aku sempat mengabadikannya dng video camera di sini.

Singkat cerita, setelah antri lumayan lama, aku dan Imo berhasil mendapatkan tanda tangan Sue Hendrickson. Sippp deh. Akupun sempat memfoto Imo dan Sue yang memang bersedia utk pose dan foto2 dng para ‘fans’nya. Tak terasa hari sudah beranjak sore dan kamipun musti melanjutkan perjalanan.

Next stop sebenarnya adalah Shedd Aquarium yang letaknya berdekatan dng Field Museum. Tapi astagaaaa…panjangnya antrian sudah seperti ular naga. Di tengah sore panas meradang, meskipun sudah disediakan tenda khusus buat yg mengantri (di tangga museum), tetap saja kayaknya gak bakal sempat ke situ. Soalnya jam sudah menunjukkan pukul 4 lebih, sedangkan museum4 itu tutupnya jam 5. Nanti belakangan, setelah di hotel dan buka lap top, kami baru tahu kalau jam tutupnya Shedd aquarium khusus utk Memorial day hari itu dimundurkan sampai jam 18.30. Yaaa….pantes aja yg ngantri masih panjang begitu dan klo aja kita tahu ya akan ikutan juga deh.

Tapi sudahlah, kami mengalihkan perhatian ke Adler Planetarium yang letaknya agak jauh dikiiit tapi masih di wilayah yang sama dengan Field Museum. Tanpa antri ba-bi-bu, kami bisa langsung masuk bahkan tanpa diperiksa kartu ASTC karena sudah tinggal setengah jam lagi akan tutup itu museum. Karena kami kelihatan bingung musti kemana dulu, seorang petugas keamanan menghampiri. Dia lalu menyarankan sekaligus mengantarkan kami ke tempat simulasi pesawat luar angkasa utk anak2 kecil di lantai dua. Ya sudah, dua bocahku main dengan asyiknya. Yang seru, ada semacam kursi pesawat luar angkasa yang di depannya penuh panel dan layar dengan gambar dan suara yang mensimulasikan saat pesawat luar angkasa lepas landas lengkap dengan hitungan mundurnya.Seru banget! Aku keasyikan sampai gak nyadar bahwa di belakangku udah ada berderet anak2 kecil yg mengantri. “Dasar Ibu2 yg masa kecilnya kurang bahagia,” mungkin itu yang ada di benak anak2 itu.

Kami di situ sampai diusir2 oleh petugasnya…hi..hi. Ternyata asyik juga. Sayang kami cuma sebentar di situ.

Setelah itu rencananya kami akan ke Millenium Park dimana ada air mancur unik yang pasti anak2 akan suka. Kami putuskan untuk naik bisa saja, berhubung kalau naik mobil nanti di sana harus bayar parkir lagi sekaligus juga mau nyoba transportasi di Chicago kayak apa sih. Ternyata sangat nyaman. Bisnya pakai AC yg duingiiiinnnn sampai2 anak2ku kedinginan krn baju mereka memang buat kegiatan outdoor jd yg adem2 gitu. Penumpangnya juga gak terlihat kumuh, bahkan ada beberapa rombongan mahasiswi/a yg cukup memberi pemandangan yg menyenangkan krn pakaian mereka modis2 dan pakaian siap ke pantai. Yg paling bahagia pastinya ya suamiku..he..he.Di tengah jalan bahkan naik seorang gadis muda berpakaian putih terawang dan di dalamnya pake bikini doang. Gile deh…pede abis ya. Rupanya bis yg kami naiki ini memang melewati sejumlah taman dan pantai yang mengelilingi Lake Michigan. Pantes banyak banget yg keliatan berniat utk senang2 di pantai.

Dodolnya, kami naik bis ini tanpa bawa map atau rute bisnya. Alhasil, Millenium park-pun keliwatan..hi..hi..hi. Pemberhentiannya memang gak pas di dekatnya, jd masih harus jalan lagi sekitar satu blok. Tapi kami sih ketawa2 aja dan ya udah teruskan saja perjalanan keliling2 kota ini. Aku sangat menikmati keindahan bangunan2 di Chicago, apalagi saat menyebrangi Chicago River yang sepanjang pinggirannya dipenuhi bangunan bagus2 (hotel atau restoran). Lain banget dah sama Kali Ciliwung. Coba aja di Jakarta kali2nya dibersihkan dan pinggirannya kalaupun dibangun ya diatur yg rapih dan indah, pasti malah bisa jd daya tarik wisata bukannya cuma jadi tempat pembuangan sampah dan sarana banjir (krn penyebab sebenarnya adalah manusia2 bodoh yg suka buang sampah/limbah pabrik sembarangan dan pemerintah yg gak kompeten mengatur tata kotanya sendiri).

Pas bis sudah agak sepi, aku mulai foto2. Wah…senangnya, bahkan kita lewat Magnificent Mile yang merupakan surga belanja buat org2 yg fashionable. Jalan ini dipenuhi toko2 dan butik desaigner dan merk terkenal. Katanya sih kalau menjelang Christmas, jalanan ini bakalan penuuuuuh banget. Aku sih memang tidak merancang utk melihat2 Magnificent Mile krn gak niat belanja, tapi dengan naik bis kota malah bisa lewat dan melihat2 meskipun cuma bangunan2nya saja.

Alhasil, kami muter lagi naik bisa yang sama ke halte awal kami di dekat Adler Planetarium. Total perjalanannya makan waktu 1,5 jam. Dari situ, aku dan suami sepakat nyari makan malam dan kembali ke hotel. Besok kami akan melanjutkan lagi utk mengunjungi Shedd Aquarium yg katanya aquarium terbesar kedua di Amrik.

Phewwww….two down, one more to go. Besok2 lagi ya dilanjutinnya. Thanks buat yg udah setia baca mulai dr Part 1 dst.

Advertisements

33 thoughts on “Chicago Trip Day 2 – Field Museum

  1. itapage said: Ketemu ama Oprah Winfrey gak? sekalian ikut shownya,s apa tau dpt yg gratis2 :0)

    Hiyah…mau banget kalo bisa dapet yg gratis2. Dia pernah kasih mobil segala kan. Aku gak sempat ke tempatnya Oprah. Dia ngundang minum teh sih, tapi krn aku kesasar di bis gak jadi deh. (ngarang banget).

  2. penuhcinta said: Itulah Pakdhe. Biar cerewet tapi ngengenin khaaan? Justru di cerewetnya itulah kuncinya..hi..hi..hi.

    Ibuku juga cerewet…hehehehe..sekarang tuwek diem dia…memang wanit kalau tak bawel ya ..sepi…hehehehe

  3. orangjava said: Ibuku juga cerewet…hehehehe..sekarang tuwek diem dia…memang wanit kalau tak bawel ya ..sepi…hehehehe

    Hi..hi…hi..dunia jd sepi tanpa kecerewetan wanita.

  4. revinaoctavianitadr said: Jadi kalo yang menemukan kerangka Tyrannosaurus Rex itu adalah Sue dan saya maka namanya akan menjadi Suvina kali ya, Ir?

    Ha…ha…ha…iya…bener.

  5. seruu liburannya..btw ada yang kurang nih, pasti yang cowo di mari pada nagih Poto si Sue (yang orangnya looh bukan T-Rex haha)aah ternyata penyakit nyasar orang Indonesia gak ilang juga yaa..kemaren baca QN mba arie juga nyasar KL 😛

  6. nitafebri said: seruu liburannya..btw ada yang kurang nih, pasti yang cowo di mari pada nagih Poto si Sue (yang orangnya looh bukan T-Rex haha)aah ternyata penyakit nyasar orang Indonesia gak ilang juga yaa..kemaren baca QN mba arie juga nyasar KL 😛

    Iya Nit, seru banget dan banyak pengalaman unik. Di hari ke-3 nanti juga ada hal2 yg gak disangka2. Besok ya aku upload foto2 dan videonya. Skrng mau bobo dulu…ngantuk banget nih Nit. Yeee…emangnya yg suka nyasar cuma org Indonesia. Coba deh bule dr negara manapun dilepas di Jakarta,(selain di Jl. Sudirman atau Thamrin) bakal nyasar juga deh. Apalg Jakarta gak menganut sistem blok serta penomorannya gak sistematis..he..he.

  7. Missed this part…He he he, bacanya jadi lucu sendiri Ma. Tetep dengan kebersahajaan dan jadi ordinary people meski banyak temen yang ngiri dirimu bisa ngelanglang sampe ke US. Tetep begitu ya Ma…

  8. ayuristina said: Seruuu…. Jadi pengen deh…

    Ayo Yu…bisa kok bisa. Janngan pernah bilang gak bisa. Atau nanti kita bikin aja museum2 kayak gini di Jakarta, gimana?

  9. luqmanhakim said: Missed this part…

    He…he…karena aku terlalu polos mengungkapkan kebloonan diri sendiri ya? Mungkin krn di MP yaaa….aku merasa lbh nyaman utk buka2an sampai gila2an. Sebaliknya Man, aku juga ngiri dengan teman yg bisa ketemu langsung ortu dan saudara2nya kapan aja, bisa makan di restoran Padang kapan aja.

  10. orangjava said: Belum tidur???

    Ini baru mau akan Pakdhe. Tadi tidur siang kelamaan jadinya insomnia deh. Lapor Pakdhe, tadi siang aku mancing dapat 7 ikan. Kecil2 sih tapi lumayan deh, soalnya di dekatku ada yg mancing gak dapat2 satu juga.

  11. penuhcinta said: Ini baru mau akan Pakdhe. Tadi tidur siang kelamaan jadinya insomnia deh. Lapor Pakdhe, tadi siang aku mancing dapat 7 ikan. Kecil2 sih tapi lumayan deh, soalnya di dekatku ada yg mancing gak dapat2 satu juga.

    Wah ikan kecil2 di Berlin harus dikembaliin keair lagi..aku sarapan dulu…

  12. orangjava said: Wah ikan kecil2 di Berlin harus dikembaliin keair lagi..aku sarapan dulu…

    Di sini juga…kalau yg kecilnya ikan sejenis large mouth bass. Kalau crappie kan memang mini. OK Pakdhe. Aku juga arep turu.

Makasih ya udah kasih komen.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s