Liburan 2010-Chicago Part 4-Museum of Science and Industry Part 2

Sebentar ya, nenek bedakan dulu. Pan mau cerita sama cucu2. Cuihhh…sirihnya dibuang juga deh. Sampai mana yaaa? Ha…ha…ha…nenek lupa…namanya juga nenek2. Kalo gak salah sampe Farm Industry ya?

Otrelah…setelah agak lama menikmati traktor, aku akhirnya berhasil menyeret dua anak kecil itu untuk ke luar menuju The Idea Factory. Wahana berikutnya ini memang didesain khusus utk anak2, bahkan ada tempat khusus utk anak2 yang belum atau baru bisa jalan alias buat bayi. Seperti judulnya, di tempat ini anak2 dibebaskan untuk bermain balok, main miniatur alat berat, main semprot2an air bak petugas pemadam kebakaran, dan juga mainan2 lain yang sebenarnya ada ilmu fisika di baliknya. Anak2ku cukup menikmati, tapi terus terang aku sudah mulai capek. Buat orang dewasa di bagian ini juga agak membosankan karena kegiatannya gak ada yg buat kita2. Setelah agak lama menunggui mereka, akhirnya kami ke luar juga dari The Idea Factory.

Seperti sudah diceritakan di bagian awal, kami menelusuri museum ini tanpa arah dan tujuan, jd impulsif saja ke mana kaki melangkah dan saat melihat ada petunjuk menuju bagian tertentu, maka kami akan ke situ. Pucuk dicinta ulam tiba, kami sampai ke bagian yang namanya The Earth Revealed yang bentuknya seperti halte bis yang melingkar dan di tengah2nya ada bola besar menggantung di atap dengan gambar bumi yang diproyeksikan. Ada tempat duduknya! Hore! Iseng2 kami duduk saja sambil liat Mbak2 di tengah dengan pakaian ala petugas laboraturium.

“Welcome to Earth Revealed, you came just in time for our session,” begitu sambut si Mbak yang kelihatan masih muda banget, mungkin mahasiswi. Loh…ternyata ini sesi khusus ya? Kirain cuma tempat duduk2 sambil liat bola dunia..ha..ha..ha. Ya udah, kami yang sebenarnya agak terbatas waktunya duduk dengan manis dan mendengarkan si Mbak presentasi. Beberapa pengunjung lain juga sudah duduk dengan rapih.

Ternyata wahana satu ini merupakan presentasi tentang tata surya, mulai dari bumi sampai planet2 di galaksi kita. Mbak ini pakai lap top kecil banget dan dengan pencet2, maka bulatan besar di depan kami langsung berubah jadi planet yang dimaksud. Bagusss banget.

Coba deh aku bisa ngasih kuliah kayak gitu, pasti mahasiswa gak akan bosan. Jadi kalau kasih pelajaran tentang Shakespeare misalnya, bisa muncul gambar rumah gaya Tudornya Shakespeare, terus teaternya Shakespeare jaman dulu, serta kostum2 drama yang dipakai aktor2 (belum ada aktris lo…jd peranan cewek dimainkan oleh cowok) jaman drama Elizabethan. Mungkin bentuknya bukan bola ya, layar datar yang kualitas proyeksinya bagus, cukuplah. Lohh…kok ngelanturr…balik ke lap top Nekkkk.

Si Mbak presenter ini rupanya ingin pengunjung ikut berpartisipasi, sehingga dia sering tanya2 dan siapa yang bisa jawab akan diberi stiker. Dulu pernah juga lo, aku ngajar dng cara begitu dan hadiahnya permen..he..he. Di awal2 sesi, ada pengunjung yg tepat duduk sebelah kami yg selalu menjawab dan benar melulu. Dia laki2 dan sudah dewasa.

Selain si orang ini ada dua tangan lagi yang selalu menunjuk saat si Mbak itu bertanya. Tangan2 siapa coba? Yapppp…tangannya Imo dan Darrel! Astaga dua anak ini rupanya kepedeannya sudah seperti anak di sini saja. Eh…bahkan anak bule yang ada beberapa di sesi ini juga gak segitu2nya kok. Mereka cuma tunjuk tangan sesekali. Kalau Imo…tiap kaliii..ha..ha..ha.

Yang bikin aku terharu…duh maaf ini bukan maksud pamer…tapi berbagi kebanggaan..loh..sama aja ya? Tapi beneran, aku tu gak menduga bahwa anak2ku tahu banyak sekali hal, yang bahkan aku gak tahu. Dari sekian banyak pertanyaan, Imo menjawab hampir kira2 6 pertanyaan dengan benar. Mbaknya gak punya pilihan lain utk lagi2 memilih Imo karena di beberapa pertanyaan cuma dia yg tunjuk tangan. Beberapa yang aku masih ingat adalah pertanyaan tentang pertanyaan kenapa gak bisa ditemukan air di planet Jupiter (karena planet itu terbuat dari gas). Dan juga juga nama 2 bulan dari sekitar 16 bulan yg mengitari Jupiter yang bisa ditebak Imo cuma dari melihat gambar proyeksinya (Europa dan Io). Aku dan suamiku cuma bisa cengengesan ketika si Mbak2nya itu tampak senang karena anak kecil kulit coklat ini bisa jawab banyak pertanyaan dengan benar. Kami benar2 gak nyangka dan juga jd salah tingkah krn otomatis perhatian pengunjung jadi ke arah kami.

Bagaimana dengan Darrel? Dia juga selalu angkat tangan ketika ada pertanyaan. Aku pikir cuma karena ikut2an kakaknya. Eh, pas si Mbak tanya siapa yang pertama kali mendarat di bulan dan dia memilih Darrel utk menjawab, tahu gak jawabannya apa? “Astronout!” gitu katanya. Hua..ha..ha…lucu banget kan. Si Mbaknya membenarkan sambil menambahkan nama si astronot (Neil Amstrong) sambil memberinya stiker sebagai penghargaan. Darrel bangga sekali. Aku lebih heran lagi melihat dia berani tunjuk tangan dan jawab karena sehari2nya kalau di sekolah dia termasuk anak yang pemalu dan gak mau ngomong. Kalau kakaknya sih memang lebih pede.

Aku jadi bertanya2, apa sebenarnya si Imo kalau di sekolahnya juga seperti itu, selalu bersemangat menjawab pertanyaan guru. Pas ditanya sesudah acara di Earth Revealed selesai, jawabnya iya. Oh…pantes semua guru kelasnya selalu suka padanya. Sebagai pengajar, aku juga suka kalau muridku aktif di kelas, gak diem aja apalagi kalau sampai ketiduran di kelas…ehhh…gak banget deh.

Sesi yang berlangsung sekitar 20 menit itu berakhir dengan menyenangkan. Imo dan Darrel dihampiri oleh si Mbak2 presenter dan dia bersedia menjawab beberapa pertanyaan dari anak2 seputar planet2. Aku dan suamiku masih nyengir2, lebaaaar banget. Gak nyangka, itulah perasaanku. Alhamdulillah, aku bersyukur banget. Kalo anak2ku pintar, itu pasti bukan karena aku..itu semata2 karunia Tuhan. Soalnya aku masih merasa kurang maksimal. Aku bukan tipe Ibu yang menggenjot anaknya utk belajar di rumah, paling2 cuma memfasilitasi dan mendampingi. Jadi kalau dia ternyata termasuk ‘istimewa’, aku juga sungguh heran sekaligus sangat bersyukur.

Dari wahana Earth Revealed yang sangat mengesankan bagi kami berempat, kami menuju bagian bawah museum dimana disimpan bangkai kapal selam (masih utuh) milik Jerman yang disita Amerika saat PD II. Kapal selamnya gede banget dan pengunjung bisa masuk ke dalamnya dan melihat2 dengan ikut tur khusus. Tapi, karena harus bayar lagi, kita gak ikutan..he..he. Toh di bagian luar kapal selam juga ada model dari ruang2 di dalamnya, termasuk peluru misilnya. Aku yang gak begitu minat memanfaatkan waktu utk duduk istirahat sementara anak2 dan Ayahnya melihat2 dan bereksperimen dengan beberapa alat peraga dan model yang tersedia.

Dari lihat2 kapal selam, kami menuju Fairy Castle yang ternyata tidak seru. Aku pikir ada banyak miniatur puri2 jaman dulu, ternyata gak banyak dan membosankan sekali. Karena badan juga sudah capek, kami akhirnya memutuskan pulang saja dan jika besok2 ada waktu akan mampir lagi untuk melihat wahana2 yang belum kami kunjungi.

Di depan museum, kami sempat foto2 sebentar dan balik lagi ke mobil sambil berharap semoga gak ada tiket alias karcis tilang. Ternyata gak ada! Selameeetttt. Yipi…hemat biaya parkir 14 dollar! Kamipun segera menuju hotel yang ternyata jauh buanget…sekitar 45 menit perjalanan! Gile deh. Sempat nyesel juga milih hotel jauh banget. Semoga hotelnya gak mengecewakan deh, jadi agak terobati nih penyesalannya.

Lanjut besok lagi ya. Mangap banget, aku mau bobo cepet nih rencananya biar besok bisa bangun pagi banget dan jalan pagi…soalnya sekarang jam 7 pagi aja udah silau banget.

Advertisements

17 thoughts on “Liburan 2010-Chicago Part 4-Museum of Science and Industry Part 2

  1. orangjava said: Ditunggu fooootooo2nya..dan ikan Lele yang gedenya sak HOHAH…

    Iya Pakdhe…foto2nya besok saja krn uploadnya lama biasanya. Tapi gak bakalan ada foto ikan lele segede hohah…wong ndak pernah dapet yg gede banget.

  2. penuhcinta said: Iya Pakdhe…foto2nya besok saja krn uploadnya lama biasanya. Tapi gak bakalan ada foto ikan lele segede hohah…wong ndak pernah dapet yg gede banget.

    Coba mancingnya didasar danau…mereka tinggal disana…

  3. penuhcinta said: “Welcome to Earth Revealed, you came just in time for our session,” begitu sambut si Mbak yang kelihatan masih muda banget, mungkin mahasiswi.

    Picture… Picture! We need her picture! Cakep nggak Ma? He he he…

  4. Dari sekian banyak tulisan sliwar-sliwer di MP yang isinya tentang keluarga, tulisan Irma yang tergolong enak diikutin. Nggak subyektif, nggak kelewat narsis bila ngomong tentang dirinya sendiri, dan memang lebih membumi. Nais setoran… eh, nais setori Irma! Ditunggu gambarnya yak, terutama Mbak yang ngasih presentasi tentang Earth Revealed ke Imo, Darrel juga orang-orang yang ada di sana. Sebelum penasaran nanya lagi deh… Kostumnya si Mbak itu waktu ngejelasin, pake bikini, apa nggak pake apa-apa Ma? Hush!

  5. Hussss….yg udah sepuh ini kok gak mau kalah sama yg muda2. Liat eh baca ada yg mulus dikit langsung deh. Aku gak ngambil foto tapi ada sedikit rekaman video. Gak cantik2 amat sih…manis aje kali ye.

  6. luqmanhakim said: Dari sekian banyak tulisan sliwar-sliwer di MP yang isinya tentang keluarga, tulisan Irma yang tergolong enak diikutin. Nggak subyektif, nggak kelewat narsis bila ngomong tentang dirinya sendiri, dan memang lebih membumi.Nais setoran… eh, nais setori Irma!

    Arigato Luqman San! Sungguh suatu kehormatan bisa menuai pujian dari orang sekaliber Anda. Pletakkkkkk…he…he Makasih banget Man. Niat gue memang cuma berbagi pengalaman yg sayang banget kalo cuma terekam di memori gue yg terbatas ini, selain juga menjadi semacam ‘diary’ buat gue yang sadar diri udah mulai banyak lupanya.

  7. luqmanhakim said: Ditunggu gambarnya yak, terutama Mbak yang ngasih presentasi tentang Earth Revealed ke Imo, Darrel juga orang-orang yang ada di sana. Sebelum penasaran nanya lagi deh…Kostumnya si Mbak itu waktu ngejelasin, pake bikini, apa nggak pake apa-apa Ma?Hush!

    Iyaa…gambar2 akan menyusul. Bisa kok si Mbak pake bikini. Lah Miyabi aja bisa lu bikin pake jilbab, berarti si Mbak ini bisa juga lu bikin bahkan gak pake ape2. Ya kan 🙂

  8. nanabiroe said: wah, liburan jadi jalan-jalan terus nih yeee…*jadi ngiri…*gambar2nya manah teh?

    Loh Na…ini gak jalan2 terus. Ini masih kelanjutan kisah ke Chicago yang kemarin itu, yg cuma 3 hari. Ah…gak ada yg perlu bikin iri…tiap orang kan punya pengalaman kebahagiannya sendiri2. Gambar2nya nyusul yaaa…mau nyoba dikecilin dulu biar gak lama upload-nya.

Makasih ya udah kasih komen.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s