Darrel Berkepribadian Ganda?

Jangan bayangkan seperti tokoh yang diperankan Edward Norton di Fight Club, moga2 sih ini cuma fase yang akan segera dilalui anakku Darrel. Untuk lebih jelasnya, mari menengok sejenak kisahnya sebelum dan sesudah bersekolah.

Sebelum sekolah, di bulan September 2009, anak keduaku ini bisa dikatakan sangat kuper. Jika anak2 lain seusianya banyak dititipkan di Day Care, sehingga punya kesempatan untuk bergaul dengan sesamanya, maka Darrel di rumah saja dengan mama dan kakaknya. Dulu saat aku masih kuliah, dia diasuh ayahnya saat aku ada kelas dan kembali ke pelukanku ketika aku di rumah. Karena saat itu sibuk sekali, aku juga gak sempat gaul dan jalan2 bersama Ibu2 yg punya anak sebaya Darrel misalnya. Maka, gak heran kalau Darrel punya sedikit masalah dalam bersosialisasi.

Jika ketemu orang baru dikenal, dia sangat pemalu dan pendiam. Hal ini berlanjut hingga ia bersekolah. Bayangkan saja, sampai dengan hari ini dia ‘setia’ banget sama aksi tutup mulut alias diam di kelas. Setiap kali ditanya dia ngobrol apa sama teman2nya, dia pasti jawab begini: “I don’t talk to them. I’m shy of my friends.” Kalau sama gurunya bagaimana? Cuma bicara satu dua patah kata dan kata favoritnya adalah…….”No!” makanya pernah ada salah satu gurunya bilang dia “A no-no kid” Pernah juga suatu saat Darrel mengucapkan beberapa kata, lalu gurunya bilang begini: “Hey, you can talk!”Itu karena begitu jarangnya dia bicara di kelas.

Bagaimana jika di rumah? Aha….tring…tring…dia langsung berubah jadi ‘radio’. Dia bisa bicara lama dan begitu bersemangat saat di rumah, dengan suara nyaring dan tinggi. Begitu turun dari bisa sekolah, langsung laporan pandangan mata; apa yg terjadi di kelas lengkap dengan nama2 temannya, apa buku yg dibacakan gurunya, ada kegiatan apa, dst. Bangun tidur saja dia sudah langsung bisa laporan apa mimpinya semalam.

Di rumah, Darrel termasuk anak yang agresif dalam taraf agak mengkhawatirkan. Dia tak segan menuntut apa yg dia mau dan menggunakan fisiknya dalam hal rebut merebut mainan misalnya. Hal ini dia terapkan pada kakaknya yang pembawaannya lebih kalem dan lebih suka mengalah. Memukul, menendang, melempar, semua jurus Kung-Fu plus jeritan2 maut yang memecahkan gendang telinga dia keluarkan kalau sedang ‘bertarung’ dengan kakaknya. Mamanya sampai stress deh.

Sedangkan di sekolah? Terakhir kami datang untuk Parent-Teacher Conference alias terima report card-nya Darrel gurunya heran pas aku tanyakan apakah Darrel bersikap agresif selama di kelas. Selain dia tak pernah agresif, Darrel juga termasuk penyendiri, belum mau bermain bersama dengan teman2nya. “He’s an observer,” gitu kata gurunya. Hah? Cuma pengamat?

Saat kami datang di hari ulang tahunnya, kami liat sendiri Darrel duduk di pojokan sendiri sementara teman-temannya mengelilingi gurunya. Aku pikir dia sedang diberi time-out (hukuman), namun ternyata dia sedang merasa malu krn sebelumnya diminta ke depan dan dinyanyikan lagu ulang tahun oleh guru dan teman2nya. Sementara teman-temannya makan cupcakes sambil berceloteh ceria, si Birthday Boy malah diam, makan kue sampai habis, buang kertas pembungkusnya ke tempat sampah, cuci tangan di wastafel yg ada dlm. kelas, lalu balik lagi ke kursinya tanpa sepatah katapun.

Ah…kenapa bisa begitu ya? Ada beberapa teori di benakku tentang mengapa ia bisa begitu berbeda, seperti punya kepribadian ganda saja. Selain karena dia memang kuper, mungkin juga karena dlm tubuhnya mengalir dua gen yang sangat bertolak belakang: mama yg sangat cerewet dan ayah yang sangat pendiam; mama yang gaul (cieee) dan ayahnya yang cenderung tertutup dan susah bergaul. Entahlah, tapi yang jelas gurunya bilang begini: Biasa kok anak2 punya 2 sikap berbeda, karena memang situasinya berbeda antara di rumah dan di sekolah. Hanya saja aku berharap, semoga sikap ‘aloof’-nya di sekolah bisa sedikit2 berubah supaya dia bisa lebih berkembang kecerdasan sosial dan interpersonal-nya. Semoga yaaa.

Advertisements

61 thoughts on “Darrel Berkepribadian Ganda?

  1. Pengamat yang benar2 detil ya?Mungkin penyesuaian pada lingkungan baru butuh waktu yang lama buat dia, mbak…jadinya anteng2 wae di situ… *padahal diam2 dia menyorot kegiatan teman2nya 🙂

  2. tintin1868 said: semua anak gitu deh mbak.. punya banyak kepribadian.. hebatnya darrel emang observer sejati.. sampe hafal nama temen2nya segala.. ntar juga cerewet kog kalu udah nyaman di sekolahnya.. adaptasinya bisa setahunduatahun loh di sekolah.. lagi pula kan masa penjajagan juga tuh..

    Iya ya Mbak, wong kita aja yg udah gede2 gini punya banyak sisi kepribadian, mungkin itu yang mustinya aku sebut: banyak sisi. He-eh, dia hebat bisa hafal. Aku aja paling susah ingat nama orang. Kelemahan parah buat seorang (mantan) guru. Nama murid suka ketuker2 deh.Mudah2an ya, dia bisa adaptasi, meskipun agak lama dan jelas lebih lama dibandingkan Imo. Mungkin makin kelihatan beda di mataku karena kakaknya sangat gampang bersosialisasi.

  3. luqmanhakim said: Miss this part, kelewatan ngebaca setiyap postingannya Irma. Darrel rambutnya item kan? Beda sama temen-temennya yang berambut pirang? Kulitnya juga nggak putih-putih amat sama nggak item-item amat? Beda sama temen-temennya yang bulek dan afroamerika itukan? He he he, kendala budaya Ma, biasa. Banyakin temen dan gaul aja, anak-anak segitu perlu. Ntar terbiasa dengan lingkungan juga nggak peduli sama perbedaan itu sendiri. Pembelajaran keberagaman dari kecil tuh, bagus banget buat Imo sama Darrel, aku aja ngiri, pengen ngajarin begitu ke Zahra Zelia tapi temen-temennya ya sama semua. Rambut item, kulit sama, yang beda paling suku sama agamanya dowang…

    Kenapa kelewaaaaaat? Ah kamuuuuuu! Jahat deh! Sedih! Sedih!

  4. luqmanhakim said: Darrel rambutnya item kan? Beda sama temen-temennya yang berambut pirang? Kulitnya juga nggak putih-putih amat sama nggak item-item amat? Beda sama temen-temennya yang bulek dan afroamerika itukan?He he he, kendala budaya Ma, biasa. Banyakin temen dan gaul aja, anak-anak segitu perlu. Ntar terbiasa dengan lingkungan juga nggak peduli sama perbedaan itu sendiri. Pembelajaran keberagaman dari kecil tuh, bagus banget buat Imo sama Darrel, aku aja ngiri, pengen ngajarin begitu ke Zahra Zelia tapi temen-temennya ya sama semua. Rambut item, kulit sama, yang beda paling suku sama agamanya dowang…

    He-eh. Dia nyadar banget perbedaan yang nyata itu. Dia pernah tanya gini: ” Mama, kenapa rambutku hitam, gak pirang kayak rambut teman2ku?”

  5. luqmanhakim said: He he he, yes Irma, yes! Btw, gw lg Jumatan tp knp ceramahnya gak asik, ya? Mau tidur gak enak, MP-an aja. Dosa gak ya, Jumatan sambil ngempeh?

    Dosa Man… jangan dah. Idih sok tahu banget gue nentuin dosa apa kagak… ha…ha…ha. Emangnya ada yg sambil Jumatan masih buka2 hape?

  6. Ada Ma, ya gw ini, hahaha. Btw gw Jumatan di Masjid UI Depok, ini msh nunggu ujan brenti. Ada yg lucu, gak tau kenapa ditegur sama ikhwan2 di sini, trus diajak ngobrol, kocaknya waktu ditanya dr fakultas apa, hahaha…Pertanyaannya, emang tampang gw kayak anak PKS? Lebih spesifik lagi, apa tampang gw kayak anak kuliahan? Wah, dugaan yg terakhir ini jelas bikin gw ge-er, hehehe…Lebih ngakak lagi, waktu seru2nya ngobrol, gw ngeluarin rokok & nawarin ke dia tiba2 mlh pergi. Ini bnr2 bkn gw ngakak, disangkanya gw satu ikhwan ngkali sama dia, hahaha…

  7. luqmanhakim said: Pertanyaannya, emang tampang gw kayak anak PKS? Lebih spesifik lagi, apa tampang gw kayak anak kuliahan? Wah, dugaan yg terakhir ini jelas bikin gw ge-er, hehehe…

    Kayak anak PKS? Dari tampang sih kayaknya enggak, Man. Elu pake kerudung lebar dan gamis gak? Kalo iya, pantes aje dikirain org PKS. Kayak anak kuliahan? Bentar… gue cekikikan dulu ya!

  8. luqmanhakim said: Lebih ngakak lagi, waktu seru2nya ngobrol, gw ngeluarin rokok & nawarin ke dia tiba2 mlh pergi. Ini bnr2 bkn gw ngakak, disangkanya gw satu ikhwan ngkali sama dia, hahaha…

    Ngebayangin tampang si ikhwan itu. Pasti langsung kaget bin asem. Hua…ha…ha. Parah…parah. Pasti nyesel banget tuh die.

Makasih ya udah kasih komen.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s