Life in the US: WIC

Saat baru sampai di sini, aku sendirian. Suami dan kedua anakku masih di Indonesia. Aku sempat kost di apartemen khusus utk mahasiswa yg kebanyakan single selama 2 bulan. Di bulan ketiga aku pindah ke apartemen khusus mahasiswa yg sudah berkeluarga dng lingkungan yg tentu saja lbh family-friendly. Sambil kuliah, aku juga semangat nambah2 teman baru, selain memang menyenangkandan menghilangkan rasa kesepian akibat jauh dr keluarga, aku juga bisa banyak tanya2 dan dapat informasi utk bisa survive hidup di sini. Maklumlah…aku memang belum pernah ke luar negri jadi segalanya terasa asing dan baru.

Setelah pindah ke apartemen keluarga, aku dapat banyak informasi berharga dari teman2 baruku, ibu2 yg suaminya kuliah di sini. Salah satu info itu adl mengenai WIC, singkatan dr Women, Infants and Children. Singkatnya WIC ini semacam Posyandu di Indonesia. Mereka menyediakan kupon tambahan asupan nustrisi utk Ibu hamil dan anak2 di bawah usia 5 tahun secara gratis. Cara apply-nya mudah dan gak neko2. Kita cuma isi form, bisa on-line atau di pusat kesehatan regionalnya, lalu menyertakan bukti penghasilan kita (krn program ini tujuannya membantu mereka yg kurang mampu). Lalu ibu hamil atau anak akan menjalani pemeriksaan kesehatan serta konsultasi dng ahli gizi. Semua layanan ini tidak memungut bayaran. Wah….padahal dulu nih, aku sempat disuruh dokter anakku utk periksakan anak pertamaku ke ahli gizi. Berapa tebak bayarannya? Hampir 100 rb sekali kunjungan! Utk standard Indonesia itu mahal sekali kan.

Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, maka Ibu hamil dan anak2 berhak mendapatkan kupon yg bisa ditukarkan dng makanan dan minuman yg termasuk 4 sehat 5 sempurna di supermarket2 lokal. Kupon2 ini antara lain adl utk: susu, telur, keju, cereal, jus buah. Mereka punya batas harga maksimum dan juga merk2 tertentu yg bisa dipilih, sehingga kita tdk bisa terlalu leluasa memilih produk. But it’s perfectly fine, krn merk2 yg masuk kategori WIC juga bagus2 dan enak2. Mereka juga menetapkan batas waktu utk penukaran kupon shg kupon bulan Januari misalnya tak bisa dipakai di bulan Februari.

Satu2nya larangan adl utk memperjualbelikan kupon atau bahan makanan yg telah dibeli dng kupon. Satu2nya syarat utk tetap bisa dapat kupon adl anak kita harus rutin check-up kesehatan dan konsultasi gizi (tiap 3 or 6 bulan). Oya…ada lg syarat lain yg menurut aku bagus banget: orunya harus ikut kelas atau seminar tentang gizi yg bisa diikuti baik scr on-line maupun langsung. Jadi bukan hanya anaknya yg dipantau kesehatannya dan dibantu asupan gizinya, namun ortu-nya juga dididik. Berapa nilai kupon secara keseluruhan? Kira2 sebulannya satu anak bisa mendapat kupon sebesar 35-50 USD (kalau bayi bisa lbh besar nilainya krn diberi jatah susu formula). Lumayan banget kan.

Hmmm…aku jd mimpi suatu saat di Indonesia bisa ada program spt. ini.

Advertisements

21 thoughts on “Life in the US: WIC

  1. proud2bewifenmom said: iya mbak..mauku jg indonesia bisa spt itu yah?jd warga indonesia yg mampu atau kurang mampu sama” ikut merasakan…

    Iya…masalah gizi bayi dan anak belum tertangani di Indonesia. Sedih rasanya. Pdhal itu modal supaya nanti mrk bisa jadi generasi masa depan yg cerdas. Mimpiku banget nih utk adanya layanan semacam ini gratis utk org Indonesia.

  2. Wah.. Farrel kalau ke posyandu boro-boro dapet keju, sereal, weew.. kapan tuk yak? Dan yg lebih menarik ada seminar bwt orang tuanya…Nambah pengetahuan baru bwt orang tua..

  3. waah,,, info yg bagus nih. sbg nurse, program spt ini bs masuk ke program community nursing,,, tinggal cari lembaga2 yg mau di ajak kerjasama, syukur2 kalo diajuin ke pemerintah, trus approve,,,tp bocoran ya mbak, menkes kita yg skrg sgt sentimen dg perawat,,,,,doakan pemilu taon dpn presidennya menunjuk menkes yg lbh wise,,,,,

  4. nanabiroe said: Wah.. Farrel kalau ke posyandu boro-boro dapet keju, sereal, weew.. kapan tuk yak? Dan yg lebih menarik ada seminar bwt orang tuanya…Nambah pengetahuan baru bwt orang tua..

    Kalau Posyandu biasanya dpt bubur kacang hijau ya Na? Oya…satu lagi yg kelupaan, selai kacang juga termasuk yg ada di kupon. Mudah2an di Indonesia akan ada juga Na lengkap dng konsultasi gizi dan seminar gratis buat orang tuanya.

  5. ayuristina said: waah,,, info yg bagus nih. sbg nurse, program spt ini bs masuk ke program community nursing,,, tinggal cari lembaga2 yg mau di ajak kerjasama, syukur2 kalo diajuin ke pemerintah, trus approve,,,tp bocoran ya mbak, menkes kita yg skrg sgt sentimen dg perawat,,,,,doakan pemilu taon dpn presidennya menunjuk menkes yg lbh wise,,,,,

    Nah…ayo deh Yu, kalau memang bisa memulai dr skala yg kecil, terutama di daerah2 yg rawan gizi. Aku bersedia kasih info lbh banyak lg kok berdasarkan pengalamanku. WIC ini program nasional pemerintah AS Yu, jd di semua negara bagian ada. Wah…sentimen sama perawat? Belum tahu ya dia kalau di AS perawat itu peranannya jauh lbh banyak drpd peran perawat di Indonesia? Imunisasi anak2 sama perawat lo, bukan dokter. Yah…aku doakan mudah2an mentrinya bisa lebih baik dan begitu pula dng pelayanan kesehatannya.

  6. misslind76 said: aaaaaaaaaaaaaaaamiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiinsemoga tetap dalam keberkahan

    Aaaamiiiin. Makasih ya Miss lInd…mudah2an Allah melimpahkan rahmatNya utk MissLind sekeluarga.

  7. penuhcinta said: Aaaamiiiin. Makasih ya Miss lInd…mudah2an Allah melimpahkan rahmatNya utk MissLind sekeluarga.

    aaamiiiniya makasih do’anya juga yah, hehheeinsya Alloh kita saling mendoakan dan saling beri semangat, itu akan membuat kita tidak sia2 bertemu disini. 🙂

  8. sukmalya said: Kapan ya mba ada:(…..timbangan posyandu di Indonesia aja masih pake kain padahal itu sejak 30th yang lalu……:(

    Ih…miris ya. Mudah2an gak lama nanti akan ada perbaikan ya Suk.

  9. d3rai said: sudah berapa lama di amerika mbak? *selamat menikmati spring bersama keluarga….

    Terimakasih Mbakyu…Spring memang sudah akan datang. Baru 2 tahun di sini.

  10. honeyberryboo said: Wic…a gf had sign up for tht. its a resl money saver…free milk etc. Btw i tried reading up on it…whats the requirements before you are accepted.

    Yap..it really helps especially during tough times like now. There’s really not much required except for proof of address, identity and a copy of your pay check.

  11. misslind76 said: aaamiiiniya makasih do’anya juga yah, hehheeinsya Alloh kita saling mendoakan dan saling beri semangat, itu akan membuat kita tidak sia2 bertemu disini. 🙂

    Aaamiiiin. Iya Miss…semoga bisa menambah erat tali silaturahmi.

  12. ndutyke said: iya mbak…. kapan ya kira2 di Indo sini bs ada yang kayak WIC gini? harus nunggu berapa kali Pemilu dulu neh…

    Mudah2an gak lama lagi..seperti yg diusulkan Ayu, mungkin bisa minta sponsor ke perusahaan2 produsen susu misalnya utk tahap awal. Menunggu pemerintah sih capek aja rasanya…wong wakil2nya malah skrng lg berebutan kursi…lupa sama kepentingan rakyat.

  13. penuhcinta said: Yap..it really helps especially during tough times like now. There’s really not much required except for proof of address, identity and a copy of your pay check.

    great…will keep tht in mind when inshallah time comes. lol !

Makasih ya udah kasih komen.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s