Film Jepang Bisa Masuk juga?

Baru2 ini sepertinya terjadi perkembangan baru di perbioskopan amrik. Setelah Slumdog Millionaire (http://www.apple.com/trailers/fox_searchlight/slumdogmillionaire/) yg asli setting dan pemainnya di India dan mendapat pujian dari kritisi film, barusan saja aku liat film Jepang berjudul Tokyo Sonata (http://www.apple.com/trailers/independent/tokyosonata/) juga akan diputar di bioskop sini. It’s about time. Selama ini mereka begitu fanatiknya dng film2 buatan sendiri alias film Holywood (meski sempat mati ide, dan mengkopi film2 horor Korea dan Jepang), nyaris film2 asing jarang sekali diputar di bioskop2 sini. Akibatnya, mind-set mereka pun terpaku pada nilai2 Amerika dengan segala ke-ultra-nasionalisme-nya. Selain itu, mereka jadi terjebak dalam stereotyping saat menilai bangsa2 lain. Melalui jalur film, mudah2an pikiran mereka bisa lebih terbuka, gak seperti katak dalam tempurung lagi. Jadi berharap, semoga film Indonesia suatu saat bisa diputar di sini juga.

Advertisements

27 thoughts on “Film Jepang Bisa Masuk juga?

  1. aguskribo said: Filemnya Dewi Persik “KUTUNGGU JANDAMU” atau TIREN masuk gak…?

    Mendingan jangan deh. Malah malu2in dong. Kalau diganti judulnya jadi: Waiting for Your Window..eh Widow dan (Chickens that) Died Yesterday..ha..ha..ha.

  2. I hope so too. I mean…people here should know that life is not about America and American … hahahha.. Mbak Irma, percaya ga: masak film Arisan ada di daftar film2 yg disewakan di Netflix hihihi…

  3. misslind76 said: semoga film indo memang masuk kesanainsya Allohtunggu saja time…hehehehe

    Iya, harapanku juga demikian…semoga saja. Tentunya film2 Indonesia berkualitas dan dapat memberi gambaran sesungguhnya tentang Indonesia, bukan yg menjelek2kan atau meninggikan namun menipu.

  4. laurasaid said: I hope so too. I mean…people here should know that life is not about America and American … hahahha.. Mbak Irma, percaya ga: masak film Arisan ada di daftar film2 yg disewakan di Netflix hihihi…

    Ya Lora…aku suka kasihan sama miskinnya informasi di sini mengenai bangsa2 lain. Kalau lihat berita misalnya…seputar Amerika saja. Kalaupun tentang negara lain biasanya berhubungan dengan bencana. Acara TV selain itu yg menyorot negara lain berhenti sampai taraf melihat negara2 lain sbg obyek pariwisata belaka. Kalau mau lihat national geographic…harus langganan cable yg lbh mahal..he..he. Arisan masuk Netflix? Ha..ha…bagus donk! Moga2 bisa jadi awal yg baik.

  5. frendhie said: slumdogmillionaire <– jadi pengen nonton, kek nya seru bener filmnya..sudah nontonkah?

    Aku malah belum…nunggu vcd-nya keluar aja. Di bioskop agak lama nangkringnya nie film, soalnya sempat jd box office…skrng aja masih 10 besar kan.Kalau mau nonton di bioskop agak repot soalnya Ndhie…udah ada buntut…masih kecil2 pula.

  6. ayuristina said: amin,,, ayat2 cinta yang duluan diputer jg gpp,,,

    Aku kok menjagokan Laskar Pelangi ya? Ceritanya unik khas Indonesia sekali…settingnya juga banyak di Indonesia. Kalau AAC kan malah banyaknya di Mesir.

  7. laurasaid said: I hope so too. I mean…people here should know that life is not about America and American … hahahha.. Mbak Irma, percaya ga: masak film Arisan ada di daftar film2 yg disewakan di Netflix hihihi…

    Arisan OK..AAC ok juga. Ni ada yg baru juga mba….Gadis Berkalung Sorban…yg bikin sama kyk AAC. Moga moga disewain disana juga yaa nantinya

  8. penuhcinta said: Iya, harapanku juga demikian…semoga saja. Tentunya film2 Indonesia berkualitas dan dapat memberi gambaran sesungguhnya tentang Indonesia, bukan yg menjelek2kan atau meninggikan namun menipu.

    iya tuh, aku paling jengkel kl diputer sinetron warkopasli aku jengkelhehehehe

  9. ayuristina said: hehe iya, tergantg sih mbak.kalo menurutku, kalo mu ngliatin kerukunan bragama ya AAC, kalo mu ngliatin kemiskinan dan kekayaan indonesia ya LP,,,

    Iya Yu…keduanya aku pikir layak untuk masuk bioskop sini. Cuma tema dari LP lebih universal dan sebagai awal aku kira lebih bisa diterima.

  10. misslind76 said: iya tuh, aku paling jengkel kl diputer sinetron warkopasli aku jengkelhehehehe

    Ha…ha..ha. Iya Miss Lind…warkop ketika difilmkan banyak idenya tidak orisinal (mencontek sitcom atau serial di TV Amerika) dan lebih menonjolkan wanita2 berbikini. Sayang sih, pdhal kalau di panggung mereka banyak membungkus kritik sosial dengan humor lo.

  11. nanabiroe said: Gimana kalau tali pocong perawan duluan yang diputer di amrik:-P

    Baca judulnya saja aku sudah bergidik. Ancur banget sih. Udah nonton ya Na? Gimana sih ceritanya?

  12. sukmalya said: Arisan OK..AAC ok juga. Ni ada yg baru juga mba….Gadis Berkalung Sorban…yg bikin sama kyk AAC. Moga moga disewain disana juga yaa nantinya

    Gadis Berkalung Sorban ya…aku liat juga di MP-nya Mas Hanung. Mudah2an lebih bagus dan gak terjepit masalah budget seperti AAC.

  13. penuhcinta said: Aku malah belum…nunggu vcd-nya keluar aja. Di bioskop agak lama nangkringnya nie film, soalnya sempat jd box office…skrng aja masih 10 besar kan.Kalau mau nonton di bioskop agak repot soalnya Ndhie…udah ada buntut…masih kecil2 pula.

    kalo bawa buntut kecil2x nonton…. yang ada juga mereka nanya2x trus *kok mati lampu ngga nyala2x ma’….* hahaha

  14. frendhie said: kalo bawa buntut kecil2x nonton…. yang ada juga mereka nanya2x trus *kok mati lampu ngga nyala2x ma’….* hahaha

    Ha..ha..ha….kalo mereka sampai panik dan nangis2 bisa berabe ya…diusir deh dr bioskop. Tapi aku pernah bawa Imo nonton bioskop Cars di Indonesia dulu, untungnya dia tenang aja…bawaannya anaknya emang cool sih..he..hhe.Eh Ndhie…Slumdog Millionaire dapat Golden Globe loh! Hebat tuh.

  15. nanabiroe said: Hihihi.. Nana juga belum nonton tali pocong perawan bun.. Amit3x.. Cuman kalo orang amerika suka yang begituan, boleh dicoba:-D

    Orang Amrik pernah juga dilanda demam film2 horor hantu2an Na. Aslinya mereka lebih doyan film horor sadis2an sebangsa Texas Chain Massacre, Saw (dibikin sequel 1-5…gile gak seh), atau Hostel (1-2). Namun, entah mati ide atau kenapa, mereka njiplak alias remake film2 horor Korea dan Jepang sebangsa The Ring, The Grouch, dll. But, tetep aja, mereka selalu kembali ke selera asal yaitu horor2 sadis, krn film2 sebangsa The Ring sudah mulai jarang diproduksi.

  16. frendhie said: ada film tarzan kota mba hehehhe…. *suda diputar disitu blon?*

    Nyang maen Frendhie ya? Ha..ha..ha..Benyamin S. kan? Aku udah nonton kok…lucu lo…di rambut ada kecoanya..ha..ha.

Makasih ya udah kasih komen.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s