Cinta Empat Musim?

Indonesia negara berapa musim anak2?
Duaaaaaaa….
Eropa dan Amerika berapa musim?
Empaaaaaaaaaaaaaaattttt.

Semua juga tahu kalau Amerika mengalami 4 musim: Fall (alias Autumn), Winter, Spring dan Summer. Tapi detil tentang bagaimana efek dari 4 musim ini thd manusianya mungkin tdk semuanya tahu.

Sebelum membahas efeknya, ada beberapa hal yg perlu diketahui:

– Gak semua daratan Amerika mengalami keempat musim ini. Lho? Saking luasnya yg namanya negara AS, beberapa bagian mengalami hal2 ekstrim. Wilayah selatan seperti Texas, New Mexico, Arizona jarang sekali mengalami salju. Temanku yg pernah tinggal di Georgia bahkan bilang kalau dia gak pernah liat salju di situ.

– Jika musim panas….wilayah2 selatan akan mengalami panas membara yg bikin kepala pusing tuing2. Selain itu cahaya matahari di kala summer amat sangat menyilaukan, sehingga memakai kaca mata hitam menjadi suatu kebutuhan. Suhu terpanas? Kalau di tempatku pernah mencapai 40 degree celcius. Di Arizona, pd tgl 29 Juni 1994, suhunya mencapai 49 degree celcius.

– Sebaliknya, wilayah2 utara Amerika hampir tak pernah mengalami suhu panas yg ekstrim dan biasanya mengalami winter lebih dulu dibandingkan wilayah lainnya. Minggu kemarin tercatat di wilayah2 utara sudah mulai turun salju, sementara di tempatku tak ada setitik saljupun menetes…(ceileee).

– Di saat pergantian musim, terutama menjelang musim semi dan musim gugur, cuaca bisa menjadi ganas dan musuh bagi manusia. Di wilayah tengah Amerika dan pesisir pantai tenggara biasanya terjadi banyak tornado (angin puting beliung), thunderstorm (hujan badai), dan banjir (akibat curah hujan yg tinggi).

Sungguh, dibandingkan Indonesia, di sini bencana alamnya jauh lebih banyak jenis dan frekuensinya. Menurut USA Today, rata2 Amerika dilanda 1.817 tornado tiap tahunnya. Saking seringnya, sampai2 di sini dikenal adanya musim baru, yaitu Musim Tornado. Namun di tahun 2008, telah tercatat rekor baru. Di bulan Juli 2008 saja, telah tercatat terjadinya 1.390 tornado!

Lalu, apa efek dari 4 musim ini terhadap manusia2nya? Dari skala keseharian saja sudah sangat berpengaruh, antara lain:

– Cuaca menentukan pakaian yg akan kita pakai. Salah kostum bisa berakibat fatal, either kepanasan atau beku kedinginan.

– Pakaian standard musim panas: tank-top, celana pendek (org sini loh..bukan akuuuu), bahkan sering juga kita jumpai org lari2 pagi bertelanjang dada (laki2nya loooo). Aku perhatikan cewek2 di sini baru pake rok kalau summer.
Wajib pakai sun-cream yg spf-nya tinggi karena sinar matahari di sini jahat banget….bisa bikin kulit cepat bintik2. Utk yg org bule bahkan bisa menyebabkan sun-burn sampai dengan kanker kulit.

– Pasokan air minum harus banyak di musim panas, krn bisa dehidrasi yg bisa bikin masuk rumah sakit bahkan meninggal (terutama org2 manula).

– Pakaian standard musim dingin: layering…alias jadi kue lapis! Lapisan pertama pakaian dalam yg kalau perlu pakai baju hanoman (rapat dari atas ke bawah, semacam jumper tp buat di dalam), lapisan kedua pakaian biasa, lapisan ketiga sweater, lapisan keempat jaket musim dingin, plus sarung tangan, syal, topi kupluk tebal/topinya jaket, kaus kaki, sepatu boot/salju.

– Wajib pakai krim pelembab kulit, karena kulit jadi keriiiiiing banget bahkan kelihatan keriput (di tangan dan kaki). Di sini ada yg namanya ‘winter itch’; kulit jadi gatal2 karena udara yg kering. Untuk melembabkan udara, biasanya aku memasang mesin kecil yg namanya Humidifier.,

– Penyakit2 standard seperti flu biasanya merajalela di saat winter. Hidung mampet atau meler menjadi rutinitas musim dingin, terutama utk org2 yg terbiasa di daerah tropis spt kami..he..he.
Biasanya aku memasang Vaporizer, alat kecil bertenaga listrik yg mengeluarkan panas dan aroma menthol utk melancarkan pernafasan.

– Jika ada Snowstorm atau badai salju atau turunnya salju tebal, maka sekolah2 biasanya diliburkan!

– Jika terjadi Sleet atau lapisan es akibat turunnya salju bergantian dengan turunnya hujan, maka sekolah2 juga akan diliburkan krn lapisan es ini sangat berbahaya. Tahun kemarin pernah kejadian begini, tp kampusku gak libur…jd aku terpaksa tetap berangkat. Tahu gak…jalan saja syusaaaah banget krn pasti akan terpeleset. Untuk mencairkan es ini, maka petugas pemerintah kota akan menaburkan bongkahan garam di sepanjang jalan yg biasa dilalui mobil.

– Listrik bisa padam jika terjadi badai salju atau sleet
Pohon2 bisa bertumbangan karena digantungi kristal2 es akibat terjadinya sleet, dan ini bisa berpengaruh ke listrik karena sebagian besar wilayah pedesaan masih terdapat kabel2 listrik di atas jalan (bukan underground).

– Di musim semi banyak yg akan menderita alergi akibat polen yg menyebar dr bunga2an yg mulai bersemi. Aku juga baru tahu setelah di sini kalau di musim semi itu yg tumbuh biasanya bunga2 duluan, baru kemudian daunnya.

Lalu dimana letak indahnya 4 musim? Tetap saja terasa indah kok, despite of all the catastrophies that they cause. Sampai sekarang aku masih takjub melihat daun2 berubah warna saat Fall, salju yg turun dan melapisi setiap permukaan seperti icing di kue tart saat Winter, indahnya bunga warna-warni (bahkan bunga liar) yg bersemi saat Spring, dan cerahnya udara Summer yg menjanjikan kehidupan baru.

Adanya 4 musim mengajarkan petani di sini untuk bekerja lbh keras dan efisien saat musim semi dan panas, karena hanya saat itulah tanaman pangan bisa ditanam. Mereka juga ‘dipaksa’ untuk mengembangkan teknologi sehingga terciptalah alat2 pertanian yg modern, mesin pemanas dan pendingin udara, mengembangkan sistem Tornado Alarm yg akan berbunyi nyaring tiap kali tornado diramalkan akan menyambangi suatu kota, dan juga mengembangkan teknologi ramalan cuaca yg lbh canggih sehingga bisa meramalkan kapan badai akan datang sebagai bentuk antisipasi. Intinya adalah mereka jadi terpacu utk mengembangkan teknologi supaya bisa bertahan dalam tempaan 4 musim yg bisa menjadi menjadi ganas dan mematikan.

Mungkin itu pula sebabnya bahwa secara umum, karakter orang2 yg hidup di 4 musim biasanya lbh giat bekerja dan lebih kompetitif dibandingkan orag2 yg hidup di daerah tropis 2 musim yg lebih laid back and relax.

Advertisements

29 thoughts on “Cinta Empat Musim?

  1. penuhcinta said: Mungkin itu pula sebabnya bahwa secara umum, karakter orang2 yg hidup di 4 musim biasanya lbh giat bekerja dan lebih kompetitif dibandingkan orag2 yg hidup di daerah tropis 2 musim yg lebih laid back and relax.

    iyakah mba?

  2. Indonesia has 9 seasons :1. Musim Panas2. Musim Hujan3. Musim Banjir4. Musim Duren5. Musim Demo6. Musim Kribo7. Musim Haji8. Musim Kampanye9. Musim Alatas, suaminya Titik Sandhora

  3. laurasaid said: haaa…! I feel you Mbak Irma ^_^ bener semuah yg diatas.*lora lagi pake tekhnik baju layering* heheehhe..

    ssstttt,,,,mbak cinta koy namanyasaya sekarang kalo kemana mana pake jaket,,,,minggu ini diperkirakan akan freezing,,,,

  4. amaltiagunawan said: ssstttt,,,,mbak cinta koy namanyasaya sekarang kalo kemana mana pake jaket,,,,minggu ini diperkirakan akan freezing,,,,

    namanya Mbak Irma… Mas Gun ^_^ ternyata tinggal di Illinois juga, tapi di Carbondale (about 4,5 hours– jadi ga bisa ketemuan deh).Same here Mas Gun — Stay warm! don’t forget the gloves and scarf! Chamomile hugs!

  5. trasyid said: iyakah mba?

    Ini hasil pengamatan kasat mata dan baca2 Guh, gak pake research ilmiah…jd memang boleh kok diragukan, he…he. Yg jelas prinsip mereka di sini adl: Work Hard, Party Hard…jd selama hr kerja mrk benar2 kerja, namun bila saatnya liburan mrk juga benar2 memanfaatkan waktu utk santai2. Sedangkan di negara2 tropis, contohnya Filipina…tiap siang ada yg namanya Siesta, alias bobo siang…itu kata temanku org Filipina yg bekerja sbg lawyer. Begitu juga di negara2 Amerika Selatan, kebiasaan istirahat siang leyeh2 juga dilakukan. Karena gak ada yg dikejar kan…matahari selalu ceria sepanjang tahun, kerja bisa kapan saja. Di negara2 4 musim, pekerjaan2 tertentu seperti bertani seperti berpacu dengan waktu. Lewat sedikit saja, gak bakal panen mereka. Meskipun profesi mereka skrng lbh beragam, bukan hanya bertani, namun pola hidup yg berpacu dng waktu ini masih terasa. Makanya di sini gak ada yg namanya jam karet.

  6. aguskribo said: Indonesia has 9 seasons :1. Musim Panas2. Musim Hujan3. Musim Banjir4. Musim Duren5. Musim Demo6. Musim Kribo7. Musim Haji8. Musim Kampanye9. Musim Alatas, suaminya Titik Sandhora

    Yg nomor 6 tendensius sekali, sepertinya kampanye terselubung.Tambahan satu lagi Gus: Musim Kawin; biasanya menjelang atau sesudah lebaran haji.

  7. aguskribo said: Aku Bahagia Hidup Sejahtera Di KhatulistiwaAlam Berseri-Seri Bunga BeranekaMahligai Rama-Rama, Bertajuk Cahya JinggaSurya Di Cakrawala

    Deeeee…nyanyi lagi deh die.Gus…lagunya ganti dong…jd Gebyar2 atau Cinta Indonesia.

  8. laurasaid said: haaa…! I feel you Mbak Irma ^_^ bener semuah yg diatas.*lora lagi pake tekhnik baju layering* heheehhe..

    He..he..he…memang gitu deh…jd kue lapis legit, soalnya kan kita manis.

  9. amaltiagunawan said: ssstttt,,,,mbak cinta koy namanyasaya sekarang kalo kemana mana pake jaket,,,,minggu ini diperkirakan akan freezing,,,,

    Hi..hi..hi….Gun-gun lucu deh…Pakai jaket dan nanti dilapis2 Gun…gak akan cukup kalau cuma 2 lapis. Percaya deh.

  10. laurasaid said: mas gun muncrat muncrat nih… *smbl ngelap muka* hehe..

    Ha..ha..ha….Gun….aku emang lupa kasih tahu bhw ada yg perlu dirahasiakan…tp gak apa2 deh…aku udah pasrah, panggil apa aja boleh. Bosen juga dipanggil dng nama samaran.

  11. ayuristina said: kok dulu di SD pelajarannya gak sedetil ini ya? Coba dulu guru IPS nya Mama Darrel,,,

    Wah Yu…aku ngajar bhs. Inggris saja murid2nya kabur semua..ha..ha..ha….. Aku terlalu banyak menuntut katanya, soalnya aku banyak kasih tugas baca dan PR (belum tahu tuh mahasiswa di Indonesia kalo kuliah di sini malah lebih ‘gila’ lagi).

  12. penuhcinta said: Mungkin itu pula sebabnya bahwa secara umum, karakter orang2 yg hidup di 4 musim biasanya lbh giat bekerja dan lebih kompetitif dibandingkan orag2 yg hidup di daerah tropis 2 musim yg lebih laid back and relax.

    setelah baca semuanya,ooooh gitu yah… terima kasih atas infonya… ^_^trus mengenai kesimpulan, di buku yang pernah Abe baca (The Naked Traveler. Author: Trinity) ada suatu teori²an yg mengatakan bahwa semakin jauh orang berada dari garis khatulistiwa, maka cara berjalan dia akan cepat. sedangkan orang yang tinggal dekat dengan garis khatulistiwa cara berjalannya lambat.Katanya disana orang klo jalan cepet dan jarang berhenti sebentar dan senyum klo ketemu temennya di jalan, beda dengan orang Asia (khususnya Indonesia) klo ketemu di jalan, cipika cipiki dulu, malah kadang ngegosip dulu… Karena disana dingin kali yah… untuk menghangatkan badannya yah dengan jalan cepat.Yah mirip²lah dengan kesimpulan mbak. ^_^

  13. penuhcinta said: Ha..ha..ha….Gun….aku emang lupa kasih tahu bhw ada yg perlu dirahasiakan…tp gak apa2 deh…aku udah pasrah, panggil apa aja boleh. Bosen juga dipanggil dng nama samaran.

    Mmmmm…. secret? Hmmmmm?? what secret? hehehhe… *memicingkan mata ke arah Mas Gun sm Mbak Irma*

  14. penuhcinta said: He..he..he…memang gitu deh…jd kue lapis legit, soalnya kan kita manis.

    betul!! kl minum teh atau kopi rasanya kurang manis… liat aja Mbak Irma atau Laura hahahahha… *gubrak*

  15. amoebasterix said: setelah baca semuanya,ooooh gitu yah… terima kasih atas infonya… ^_^trus mengenai kesimpulan, di buku yang pernah Abe baca (The Naked Traveler. Author: Trinity) ada suatu teori²an yg mengatakan bahwa semakin jauh orang berada dari garis khatulistiwa, maka cara berjalan dia akan cepat. sedangkan orang yang tinggal dekat dengan garis khatulistiwa cara berjalannya lambat.Katanya disana orang klo jalan cepet dan jarang berhenti sebentar dan senyum klo ketemu temennya di jalan, beda dengan orang Asia (khususnya Indonesia) klo ketemu di jalan, cipika cipiki dulu, malah kadang ngegosip dulu… Karena disana dingin kali yah… untuk menghangatkan badannya yah dengan jalan cepat.Yah mirip²lah dengan kesimpulan mbak. ^_^

    Sama2 Be…Makasih juga atas info tambahannya. Ini lah salah satu manfaat banyak baca ya Be…jd banyak ilmunya!

  16. laurasaid said: Mmmmm…. secret? Hmmmmm?? what secret? hehehhe… *memicingkan mata ke arah Mas Gun sm Mbak Irma*

    Secret agent! Ha..ha..ha….Gak ada apa2 kok Lora…cuma aku suka ngumpet di balik penuh cinta atau sayang kamu krn privacy policy.

  17. laurasaid said: betul!! kl minum teh atau kopi rasanya kurang manis… liat aja Mbak Irma atau Laura hahahahha… *gubrak*

    Itu bener banget Lora….dijamin kalau udah gitu pasti minumnya jd keselek..saking manisnya..ha..ha.

  18. ayuristina said: emmh,,, mahasiswa2 manja,,, tp untung jg pas sy kuliah blm diterapin KBK,, tinggal dengerin dosen ceramah,, ditambah dg beberapa tgs saja hehehehe,,,,

    Becuuul sekali…mahasiswa manjaaaaaaaaaaaaaaa sekaleeeeeeeeeee. Terlalu banyak distractions sih ya jaman sekarang..ada game lah, Mp..lah..ha..ha..ha.

  19. multa2001 said: aku mah disini senang disana senang lho…..

    Kalau ditinjau secara keseluruhan iya Uni…soalnya di sini notabene lebih teratur, jd tenang pikiran kita. Aku selalu mencoba merasa senang dan puas dimanapun aku berada Uni. Mencoba selalu bersyukur saja…(meski masih ada juga ngeluh2nya..ha..ha..ha).

Makasih ya udah kasih komen.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s