The Black Blizzard

Tahun 1930-an di Amerika (bagian tengah)terjadi bencana yg dijuluki the Black Blizzard, badai pasir yg berlangsung selama 10 tahun (on and off tentu saja). Bayangkan…10 tahun! Selama itu, tiap kali badai datang, para penduduk yg termasuk pioneer dlm mengolah tanah di daerah Mid-west cuma bisa berlindung di rumah2 yg ventilasinya sangat tidak memadai. Seisi rumah diliputi debu.

Banyak yg meninggal karena sakit paru2. Tanah tak bisa ditanamai lagi karena lapisan atasnya (yg penuh mineral yg dibutuhkan utk bercocok tanam) dan sudah dibajak, beterbangan. Binatang ternak mati karena tersedak pasir. Tak hanya itu, pasir juga membawa binatang2 berbahaya spt lipan dan laba2 beracun ke dalam rumah yg menambah jumlah kematian di kalangan manula dan anak kecil. Berturut2 kemudian terjadi serangan belalang dan juga over populasi dari kelinci liar (krn hewan pemangsa mereka mati) yg menghabiskan tanaman pangan yg masih tersisa.


Ternyata penyebab bencana ini adalah kesalahan manusia sendiri. Di tahun2 sebelum terjadinya bencana, tanah2 di negara2 bagian Texas, Oklahoma, Colorado, New Mexico, South Dakota (the Bowl States) mengalami lonjakan industri pertanian. Petani saat itu menjadi makmur, dan tanah yg digarap pun semakin luas hingga akhirnya terjadi ketidakseimbangan alam. Saat angin kencang melanda derah tersebut, maka tanah yg sudah dibajak terangkat dan membentuk badai pasir yg dasyat. Seandainya masih ada pepohonan dan semak belukar yg menahan erosi oleh angin itu, maka bencana tsb tak akan terjadi.

Sembari nonton liputan tentang the Black Blizzard di History channel dengan anak2ku aku kepikiran…mungkin terjadinya gurun pasir juga demikian adanya ya…tanah yg tadinya subur seperti di Cina dan Timur Tengah (yg dulu merupakan pusat peradaban besar) menjadi kering tandas karena over used dan kesalahan manusiannya sendiri. Bukankah di jaman nabi Yusuf disebutkan ada panen besar yg dilanjutkan dengan kekeringan? Kemudian di jaman nabi Musa terjadi bencana seperti serbuan belalang?

Sembari mengusap rambut anakku aku katakan padanya: Nak, selalu ingat ya untuk menjaga alam karena nanti akibatnya pasti akan ke manusianya juga. Imo yg selama nonton banyak berucap: kasihan banget, mengangguk2 setuju.

Advertisements

4 thoughts on “The Black Blizzard

  1. aguskribo said: Makanya ada lagunya: BADAI PASTI BERLALU…

    Tapi kalau berlalunya baru 10 tahun sesudahnya ya…ngenes banget dong yaaaa….duh kok jd inget korban lumpur lapindo sih…kasihaaaannn…..

Makasih ya udah kasih komen.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s