Akhirnya Jalan Juga (Part 2)

Pada hari minggu kuturut Ayah ke Bon-Bin
Naik mobil istimewa kududuk di muka….

Minggu pagi jam 8.30, setelah grabak-grubuk persiapan, mobil kami si ‘Coklat Manis’ pun melaju menuju St. Louis Zoo dengan diiringi doa banyak2 karena si Manis ini terhitung mobil tua dan kondisinya sudah tdk prima lagi.
Berhubung belum beli GPS, kami mengandalkan print2an dr MapQuest, sistem peta jalanan andalan kami.


Baru saja keluar kota C’dale, sudah nyasar! Walah! Ternyata ada bagian yg tidak keprint, jadi bingung kan. Supir (suamiku) dan navigator (siapa lg…aku lah) nyaris bertempur. Akhirnya..dengan sedikit logika dan banyak kira2…kami berhasil kembali ke jalan yg benar..(kayak sinetron religi nih).


Sepanjang jalan, mata kami disuguhi hiburan paling indah: daun2 yg berubah warna. Bahkan semak belukar liar jadi terlihat indah karena gradasi warna merah, kuning, hijaunya. Selain itu, kami juga beberapa kali berpapasan dengan traktor raksasa mesin panen (combined harvester) yg merupakan hiburan utk anak2ku yg gemar mobil, truk dan traktor.


Demi menjaga kesehatan si Coklat Manis, kami cuma melaju sesuai batas kecepatan maksimum yaitu 55 miles per hour (luar kota) kalu jalan kota biasanya batas kecepatannya 35 m/h dan di daerah dekat sekolahan bisa cuma 20 m/h. Selain takut mesin mobil kalau terlalu ngoyo bisa gawat, kami juga kapok diberhentikan polisi. Suamiku pernah sekali diberi peringatan (belum ditilang lo ya), krn melanggar batas kecepatan. Di kota2 kecil terutama, polisinya biasanya kurang kerjaan (dalam arti sebenarnya lo), jadi mereka ketat sekali mengawasi pengguna jalan. Alhasil…sepanjang jalan, kami kerap disusul mobil2 lain. Satu2nya kendaraan yg berhasil kami susul adalah: sebuah traktor kecil.


Perjalanan setelah nyasar pertama lumayan lancar. Tapi menjelang masuk masuk ke wilayah St.Louis kami kebingungan karena highway-nya bercabang2 dan petunjuk jalannya gak sama dengan yg di MapQuest. Apalagi ada bagian jalan yg masih dlm proses perbaikan dan ditutup. Setelah tanya sana-sini, akhirnya kami bisa menemukan yg namanya St. Louis Zoo.


Teorinya, menurut MapQuest, perjalanan dari rumahku ke Bon-Bin cuma 2 jam 19 menit. Pada prakteknya..kami sampai dalam waktu kira2 4 jam, sudah termasuk nyasar. Biar begitu, tetap saja…syukur alhamdulillah…akhirnya sampai juga.

Advertisements

8 thoughts on “Akhirnya Jalan Juga (Part 2)

  1. wah..kalo navigatornya sayang mah nggak heran deh jadi 4 jam…..pis!!!!!!!!*yang pernah berantem hebat ama suami (padahal jarang lho aku berantem) ..gara gara baca peta………duh……:-))))))

  2. rinita said: wah..kalo navigatornya sayang mah nggak heran deh jadi 4 jam…..pis!!!!!!!!*yang pernah berantem hebat ama suami (padahal jarang lho aku berantem) ..gara gara baca peta………duh……:-))))))

    Ha..ha..ha..memang Rin..aku tuh sebenarnya kalo masalah arah bener2 tulalit deh…gak tahu mana timur, barat, utara ato selatan. Sekarang2 jadi navigator juga ‘terpaksa’…gak ada yg lain soalnya. Kalo petanya gak jelas, ato pengarahannya (belok kanan, belok kiri) juga gak detil aku biasanya bingung sendiri. Suamiku juga bukan org yg cepat hafal arah lagi…ha..ha..ha…jadinya sama kacaunya.

  3. atik4me said: hasil jepretannya boleh juga. langitnya biru nan indah. So tercapai sudah cita-citanya ke bon bin.

    Makasih Mbak…njepretnya soalnya gak pake karet..he..he..he…Iya..tercapai cita2ku.. sudah puas? ya belum..he..he..mau ke St. Louis lg utk mengunjungi wahana2 murah meriah yg lain…mudah2an bisa..nabung dulu deh.

Makasih ya udah kasih komen.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s