Dr. Z

Dosenku yang satu ini penampilannya agak nyentrik. Dengan rambut pendek dicat merah gak merata dan sisiran yang menjulang ke atas, dia kelihatan ‘beda’ dibanding dosen2 lainnya. Usianya sudah setengah baya, namun tiap mengajar bajunya selalu apik dan warna2nya pasti matching. Warna rim kacamatanya merah muda keunguan, dan di lehernya selalu tersampir pashmina, selendang, atau scarf yang sesuai warna bajunya.

Pinter? Udah jelas. Bicaranya cepat sekali dan pasti berisi. Setiap kalimatnya menantang dan memacu mahasiswanya untuk berpikir. Pernah aku ke kelas dalam keadaan seperti zombie; kurang tidur sehabis mengerjakan thesis. Begitu selesai kelas…langsung kepala seperti mau pecah. Rasanya kayak abis dipukul martil berulang2 tiap kali dia mnyodorkan konsep baru, pertanyaan, atau ucapan yang menggelitik rasa ingin tahu lebih banyak. Anehnya, bukannya sebel, aku kok malah suka ya dan jadi menyesal banget karena datang gak siap sehingga jadi bisu dalam kelas.

Satu hal lagi tentang Dr. Z: dia sangat apresiatif. kelas yang aku ambil ini memiliki forum diskusi on-line dimana tiap mahasiswa wajib menulis buah pikiran masing2 mengenai diskusi yang sudah berlangsung di kelas. Tiap postingan mahasiswa ini dikomentari oleh Dr Z lengkap dengan pujian, kritikan, dan juga saran bahan bacaan tambahan.Jika ada pendapat yang bagus, dia akan menyuruh mahasiswa lain utk membaca postingan tersebut. Hal ini bikin mahasiswa jadi bangga dan memacu mereka untuk serius dlm menulis postingan2 tsb.

Di luar hal2 itu, dia juga humoris. Meski mata kuliah ini tergolong susah karena berhubungan dengan teori2 yang abstrak, namun dia selalu berusaha membuat suasana kelas jadi ‘cair’ dan gak ‘tegang’ dengan humor2nya. Biasanya dosen2 di sini suka promosi mata kuliah yg akan mereka ajar semester depan dengan memasang deskripsi mata kuliah atau silabus di pintu kantor mereka. Dr Z malah memasang poster besar yang bergambar kuburan dan hantu melayang2 dengan tulisan: “Tales From the Crypt of Dr. Zimra.” Karena isi mata kuliahnya adalah tentang teori2 sastra yg memang menjadi momok bagi mahasiswa. Mengesankan bukan?

Advertisements

14 thoughts on “Dr. Z

  1. kuncorotewe said: salam buat Doktor Zimra ya mbak….. ( ** kayak apa yaaa… beliau sekarang… ***** )

    Liat aja fotonya di link yg aku kasih ke Yunce…cari yg nama belakangnya diawali huruf Z.

  2. va2212 said: FOtonya duong.. pasti keren ya….

    Aku gak berani pasang fotonya di sini Ver, belum minta ijin sama orgnya soalnya. Liat di link kampusku aja. Dia pakai selendang warna-warni yg bagus deh.

  3. yuzuph said: Klo bisa rekaman candidnya Mbak…=p

    Hi..hi..hi..ntar gue diminta bayar royalti lageee…Umumnya org sini gak terlalu suka potret2 Suf…kecuali memang ada acara yg spesial. Apalg direkam pake kamera…he..he..masalah privasi sebenarnya.

  4. santipanon said: asik banget ya ke’nya Mr Z ini… jadi pengen di ajar sma dia.. HAAHHH?????????????

    Hue..he..he…silahkan San…daftarnya ke sini ajah…kan memang mau sekolah lagi.

  5. f4jar said: klo dosen kayak ginii membuat tingkat ngayalnya kita jago dan mencoba membuat khayalan ini menjadi nyata

    Jadi karya tulis tentunya. Sayangnya, sekarang beliau sudah pensiun, Jar.

Makasih ya udah kasih komen.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s